Cicilan Koperasi Merah Putih ke Himbara Dibayar Mulai September 2026

11 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas mengatakan angsuran pertama pembiayaan Koperasi Merah Putih kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) akan jatuh tempo pada September 2026.

Pemerintah menargetkan seluruh proses administrasi dapat diselesaikan pada Agustus agar pembayaran dapat dilakukan tepat waktu.

Zulkifli Hasan menjelaskan, pembiayaan Koperasi Merah Putih selama ini berasal dari pinjaman Himbara. Karena itu, pemerintah kini fokus menuntaskan proses verifikasi dan validasi sebelum pembayaran angsuran pertama dilakukan.

"Nanti September akan jatuh tempo pertama ya, untuk angsuran dari Agrinas Pangan kepada Himbara, kan selama ini pinjam. September," kata Zulkifli dikutip dari Antara, Sabtu (25/7/2026).

Hasil verifikasi dan validasi akan disampaikan kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sebagai salah satu syarat pencairan dana. Setelah seluruh tahapan tersebut selesai, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan melakukan pembayaran kepada Himbara.

Pemerintah berharap seluruh proses administrasi dapat rampung pada Agustus sehingga pembayaran angsuran pertama tidak melewati batas waktu yang telah ditetapkan.

Plafon Capai Rp 240 Triliun

Zulhas mengatakan penyelesaian proses verifikasi dan validasi menjadi tahapan penting sebelum dana dapat dicairkan. Setelah mendapat persetujuan BPKP, Kementerian Keuangan akan mentransfer dana pembayaran kepada Himbara.

"Setelah validasi verifikasi disampaikan dengan BPKP baru bisa dibayar oleh Menteri Keuangan, baru Menteri Keuangan nanti transfer ke Himbara ya. Jatuh tempo September," kata dia.

Ia menambahkan pemerintah saat ini bekerja mempercepat penyelesaian seluruh persyaratan administrasi agar pembayaran angsuran pertama dapat dilakukan sebelum September.

"Kami juga bekerja keras tadi melaporkan agar Agustus ini semua persyaratan sudah selesai sehingga sebelum September dana angsuran pertama Koperasi Desa Merah Putih dan Kelurahan Merah Putih bisa dibayar ke Himbara," ujar dia.

Program Koperasi Merah Putih sendiri didukung pembiayaan dari Himbara dengan total plafon mencapai Rp 240 triliun, dengan batas pinjaman maksimal Rp 3 miliar untuk setiap koperasi.

Seluruh Kementerian dan Lembaga Harus Mendukung

Untuk diketahui, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga untuk memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan Koperasi Desa Merah Putih, Koperasi Kelurahan Merah Putih, serta Koperasi Nelayan Merah Putih.

Dukungan tersebut juga melibatkan TNI dan Polri agar pelaksanaan program berjalan optimal di berbagai daerah.

Presiden Prabowo menetapkan Koperasi Merah Putih sebagai salah satu infrastruktur pemerintah dalam menyalurkan berbagai program kepada masyarakat.

Nantinya, berbagai barang bersubsidi dan bantuan pemerintah akan disalurkan melalui koperasi sehingga distribusinya diharapkan lebih terintegrasi dan tepat sasaran.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Read Entire Article
Bisnis | Football |