Cristiano Ronaldo Pernah Jadi 'Korban' Chip yang Ditanam di Bola

8 hours ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Teknologi chip yang tertanam di dalam bola kembali menjadi sorotan pada Piala Dunia 2026. Sistem tersebut menjadi penentu dianulirnya gol dramatis Kroasia pada pengujung laga babak 32 besar melawan Portugal. Menariknya, teknologi yang kini menguntungkan Portugal itu pernah "merugikan" sang megabintang, Cristiano Ronaldo, di Piala Dunia 2022.

Pada laga Portugal kontra Kroasia, gol penyeimbang Kroasia di menit-menit akhir dianulir setelah wasit Espen Eskas berkonsultasi dengan VAR. Tayangan televisi tidak mampu memperlihatkan secara jelas adanya sentuhan tipis dari Igor Matanovic sebelum bola diteruskan menjadi gol. Namun, chip sensor yang tertanam di dalam bola resmi Piala Dunia mampu mendeteksi kontak sekecil apa pun.

Data tersebut kemudian menjadi dasar VAR menyatakan terjadi offside sehingga gol Kroasia dibatalkan dan Portugal menang 2-1 untuk melaju ke babak 16 besar menghadapi Spain national football team.

FIFA menjelaskan, bola resmi Piala Dunia dilengkapi Inertial Measurement Unit (IMU) atau sensor gerak yang berada di dalam salah satu panel bola. Sensor tersebut mengirimkan data setiap kali terjadi sentuhan ke ruang VAR secara real time. Dalam siaran televisi, momen sentuhan itu bahkan ditampilkan melalui grafik menyerupai detak jantung (heartbeat graphic), yang menunjukkan lonjakan ketika bola benar-benar disentuh pemain. Teknologi ini mampu mendeteksi kontak yang tidak dapat dipastikan hanya melalui tayangan kamera.

Cristiano Ronaldo Jadi 'Korban'

Menariknya, teknologi serupa pernah membuat Ronaldo gagal mencatatkan namanya di papan skor pada Piala Dunia 2022 di Qatar tepatnya saat laga lawan Uruguay.

Pertandingan Portugal vs Uruguay di ajang Piala Dunia 2022 Qatar berlangsung di putaran grup. Gol unik Portugal terjadi pada menit ke-54. Banyak yang memperdebatkan apa gol itu patut menjadi milik Cristiano Ronaldo atau Bruno Fernandes.

Gol ini bermula saat Bruno Fernandes berupaya melakukan umpan silang kepada Cristiano Ronaldo di petak penalti Uruguay. Sebelum berhasil masuk ke gawang, Cristiano Ronaldo yang berhadapan dengan kiper Uruguay dalam sekejap meloncat dan melakukan aksi menyundul.

Tidak disangka, gol Portugal ini membuat banyak penonton bingung. Awalnya, Ronaldo terhitung sebagai pencetak gol tersebut. Ronaldo pun melakukan selebrasi siu secara biasa dan menemui Bruno Fernandes untuk merayakan gol tersebut bersama-sama.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Saat tayangan ulang diputar, terlihat kalau bola dari tendangan Bruno Fernandes itu tidak berhasil disentuh kepala Ronaldo sama sekali. Alhasil, kredit pencetak gol tersebut berubah menjadi milik Bruno Fernandes.

Read Entire Article
Bisnis | Football |