Drama Lagi di Real Madrid! Kylian Mbappe Mengaku Jadi Pilihan Keempat, Arbeloa Langsung Membantah

11 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid kembali menjaga tekanan di papan atas La Liga 2025/2026 setelah menundukkan Real Oviedo. Los Blancos menang 2-0 dalam laga pekan ke-36 di Santiago Bernabeu, Jumat (15/05/2026) dini hari WIB.

Gol kemenangan Madrid dicetak Gonzalo Garcia dan Jude Bellingham. Hasil itu sempat membuat suasana Bernabeu terasa positif sebelum muncul kontroversi baru dari Kylian Mbappe.

Penyerang asal Prancis tersebut justru mencuri perhatian usai pertandingan. Mbappe secara terbuka membahas statusnya di lini depan Madrid yang menurutnya kini sudah berubah drastis.

Situasi itu langsung memancing reaksi publik dan media Spanyol. Alvaro Arbeloa pun akhirnya buka suara untuk membantah klaim yang dilontarkan sang bintang.

Mbappe Merasa Tersingkir dari Prioritas Utama

Kylian Mbappe memulai laga melawan Real Oviedo dari bangku cadangan. Ia baru masuk pada menit ke-69 di tengah sorakan dan siulan sebagian pendukung Real Madrid di Santiago Bernabeu.

Setelah pertandingan berakhir, Mbappe berbicara kepada wartawan di mixed zone. Ia mengaku kecewa karena merasa bukan lagi pilihan utama di lini depan Los Blancos.

Mbappe bahkan menyebut dirinya kini berada di bawah Vinicius Junior, Franco Mastantuono, dan Gonzalo Garcia dalam urutan penyerang pilihan Arbeloa. Pernyataan itu langsung menjadi bahan perdebatan besar di media Spanyol.

"Saya baik-baik saja 100%. Saya tidak bermain karena manajer memberi tahu saya bahwa saya adalah striker pilihan keempat dalam skuad setelah Mastantuono, Vini, dan Gonzalo," aku Mbappe, seperti dilansir Marca.

"Saya siap untuk bermain sebagai starter. itu keputusannya, dan Anda harus selalu menghormatinya. Saya tidak marah," tegasnya.

Arbeloa Tegas Bantah Pernyataan Mbappe

Komentar Mbappe segera sampai ke telinga Alvaro Arbeloa dalam konferensi pers pasca pertandingan. Pelatih Real Madrid itu terlihat heran sekaligus tegas saat diminta menanggapi ucapan sang penyerang.

Arbeloa membantah pernah mengatakan Mbappe adalah striker pilihan keempat. Ia menilai kemungkinan terjadi kesalahpahaman dalam komunikasi dengan pemain timnas Prancis tersebut.

Menurut Arbeloa, keputusan tidak memainkan Mbappe sebagai starter murni didasarkan kondisi kebugaran dan pertimbangan teknis. Ia juga menegaskan bahwa dirinya memiliki hak penuh menentukan siapa yang tampil sejak menit awal.

"Saya berharap saya memiliki empat striker. Saya tidak memiliki empat striker, dan saya tentu saja tidak mengatakan hal seperti itu kepada Mbappe. Ia mungkin tidak mengerti saya. Saya tidak tahu harus berkata apa. Saya tidak mungkin mengatakan kepadanya bahwa ia adalah striker keempat," tegas Arbeloa.

"Jelas bahwa jika saya tidak memainkannya, ia tidak bisa bermain. Saya adalah pelatih, dan saya yang memutuskan siapa yang bermain dan siapa yang tidak. Saya telah berbicara dengannya sebelum pertandingan. Saya tidak tahu bagaimana ia menafsirkannya. Seorang pemain yang empat hari lalu tidak berada di bangku cadangan seharusnya tidak menjadi starter hari ini. Ini bukan final, ini bukan situasi hidup atau mati," seru Arbeloa.

(Marca)

Chelsea Siap Tampil Habis-habisan di Final FA Cup

Read Entire Article
Bisnis | Football |