Piala Dunia 2026: Striker Senior Qatar Bidik Rekor Roger Milla

6 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Sebastian Soria memiliki peluang untuk menjadi pemain non-kiper tertua yang berpartisipasi di putaran final Piala Dunia. Striker berusia 42 tahun milik Qatar ini baru saja dimasukkan ke dalam skuad sementara yang terdiri dari 34 pemain untuk turnamen yang akan datang.

Roger Milla telah mencatatkan namanya sebagai pemain non-kiper tertua yang tampil di Piala Dunia 1994 saat membela Kamerun pada usia 42 tahun 39 hari. Rekor tersebut masih bertahan selama 32 tahun. Sementara rekor untuk pemain tertua secara keseluruhan masih dipegang oleh kiper Mesir, Essam El Hadary, yang bermain pada usia 45 tahun 161 hari di Piala Dunia 2018.

Soria menerima panggilan dari pelatih Julen Lopetegui untuk masuk dalam daftar provisional Timnas Qatar. Selanjutnya, skuad tersebut akan disusutkan menjadi 26 pemain yang akan didaftarkan ke FIFA untuk Piala Dunia 2026.

Pemain ini terakhir kali memperkuat Qatar pada bulan Oktober lalu, ketika timnya berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Uni Emirat Arab, yang memastikan mereka lolos ke putaran final Piala Dunia.

"Bangga sekali bisa mengenakan lagi seragam Al Anabi dan membela negara indah ini," ungkap Soria pada saat itu melalui akun Instagram pribadinya.

Soria Jadi Warga Negara Qatar Sejak 2004

Soria, yang lahir di Paysandu, Uruguay pada 8 November 1983, telah tinggal dan berkarier di Qatar sejak tahun 2004 dengan bergabung bersama Al Gharafa. Pada tahun yang sama, ia dinaturalisasi dan berkesempatan untuk membela Qatar di Asian Games 2006, sebelum akhirnya menjalani debutnya di tim senior pada tahun 2007.

Sejak saat itu, Soria telah mencatatkan 124 penampilan dan mencetak 34 gol untuk Tim Nasional Qatar. Saat ini, ia bermain untuk Qatar SC setelah sebelumnya memperkuat tujuh klub yang berbeda dalam perjalanan kariernya di Liga Qatar.

Qatar berada di Grup B pada Piala Dunia 2026, bersaing dengan tuan rumah Kanada, serta Swiss dan Bosnia Herzegovina. Apabila pelatih Lopetegui memutuskan untuk memasukkan Soria ke dalam skuad final dan memberinya kesempatan bermain, striker berpengalaman ini memiliki kesempatan untuk menyamai atau bahkan melampaui rekor usia Milla.

Pada putaran kedua kualifikasi zona Asia yang berlangsung dari November 2023 hingga Juni 2024, Qatar menunjukkan performa yang sangat mengesankan di Grup A. Mereka mencatatkan rekor tanpa kekalahan dengan rincian 5 kemenangan dan 1 hasil imbang, serta berhasil mencetak 18 gol sementara hanya kebobolan 3 gol. Dengan hasil ini, Qatar menempati posisi teratas grup dan berhasil melaju ke babak ketiga serta berpartisipasi dalam Piala Asia 2027. Memasuki babak ketiga yang dimulai pada September 2024 hingga Juni 2025, Qatar harus menghadapi tantangan yang lebih berat. Mereka berada dalam grup yang sangat kompetitif dan hanya mampu menyelesaikan kompetisi di posisi ke-4. Meskipun hasil ini tidak cukup untuk lolos secara otomatis, Qatar masih berkesempatan untuk melanjutkan ke babak keempat (play-off) bersama tim-tim yang berada di peringkat 3 dan 4 lainnya. Di putaran keempat yang berlangsung pada Oktober 2025, Qatar bertindak sebagai tuan rumah di Grup A, bersaing dengan Uni Emirat Arab (UAE) dan Oman. Tanggal 8 Oktober 2025, pertandingan melawan Oman berakhir dengan skor 0-0. Namun, pada 14 Oktober 2025, Qatar berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-1 atas UAE, berkat gol dari Boualem Khoukhi dan Pedro Miguel. Dengan hasil 1 kemenangan dan 1 hasil imbang, Qatar mengumpulkan total 4 poin dan berhasil finis di posisi teratas grup, sehingga mereka lolos langsung ke Piala Dunia 2026.   Sumber: Gregah Nurikhsani (Bola.com)

Read Entire Article
Bisnis | Football |