Emil Audero Mulyadi jadi Salah Satu Kiper Terbaik Serie A, Ungguli Kiper AS Roma

2 months ago 23

Liputan6.com, Jakarta - Dunia sepak bola Italia kembali dibuat kagum oleh penampilan impresif Emil Audero Mulyadi, penjaga gawang asal Indonesia yang kini membela klub Cremonese di Serie A. Berdasarkan laporan terbaru dari Tuttomercatoweb, Audero secara resmi menempati peringkat keempat dalam daftar lima kiper terbaik Serie A musim 2025/26 hingga giornata ke-16. 

Keberhasilan ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan cerminan dari performa gemilang yang ia tunjukkan sepanjang paruh pertama musim. Emil yang baru berusia 28 tahun ini bahkan mampu mengungguli beberapa nama besar, termasuk Mile Svilar dari AS Roma, dan bersaing ketat dengan kiper elite seperti Mike Maignan (AC Milan), Wladimiro Falcone (Lecce), dan Elia Caprile (Cagliari).

Emil Audero Bersinar Bersama Cremonese

Sejak resmi bergabung dengan Cremonese pada awal musim 2025/26 dengan status pinjaman, Emil Audero langsung menjadi sosok sentral dalam kebangkitan klub tersebut di kompetisi Serie A. Kiper berdarah Indonesia kelahiran Lombok itu tampil luar biasa di bawah mistar gawang dan berhasil membantu tim promosi itu bersaing di papan tengah klasemen. Dalam 12 pertandingan yang sudah ia jalani, Audero mencatatkan lima clean sheet dan menjadi alasan utama mengapa pertahanan Cremonese kini jauh lebih solid dibanding musim sebelumnya.

Clean sheet yang dibukukan Audero datang di laga-laga penting, seperti kemenangan 2–0 atas Genoa dan hasil imbang tanpa gol melawan Lazio. Penampilannya melawan tim-tim besar seperti Juventus, Roma, dan Bologna pun mendapat banyak pujian dari media Italia. Meski sempat absen karena cedera ringan, Emil tetap mampu mempertahankan performa stabil yang membuatnya mendapat nilai rata-rata 6,38 versi Tuttomercatoweb, menjadikannya kiper terbaik keempat di Serie A hingga giornata ke-16.

Cremonese sendiri menjadi tim dengan peningkatan performa paling signifikan di sektor pertahanan berkat kontribusi Audero. Dari data klub, jumlah kebobolan mereka menurun hingga 30 persen dibandingkan periode yang sama musim lalu. Pelatih Cremonese memuji Audero bukan hanya karena kemampuan refleks dan penyelamatannya, tetapi juga karena kepemimpinannya di lapangan. Ia sering terlihat mengatur garis pertahanan dan memberi arahan kepada rekan setim, sesuatu yang sangat penting bagi tim muda seperti Cremonese.

Statistik Gemilang yang Ungguli Mike Maignan

Secara statistik, performa Emil Audero di Serie A 2025/26 menunjukkan keunggulan yang luar biasa dibandingkan beberapa kiper top Italia lainnya. Berdasarkan data Squawka dan FotMob, ia mencatat 47 penyelamatan sejauh ini, sembilan lebih banyak dibandingkan Mike Maignan dari AC Milan yang menempati posisi pertama dalam daftar rating keseluruhan. Dengan rasio penyelamatan mencapai 81,03%, Emil berhasil mengungguli Maignan yang hanya mencatat 74,51%. Angka ini menempatkannya di antara tiga kiper dengan save rate tertinggi di liga musim ini.

Tak hanya itu, kontribusi Emil juga terlihat dalam permainan terbuka. Ia mencatat 487 operan sukses, terbanyak di antara lima kiper terbaik Serie A versi Tuttomercatoweb. Catatan tersebut menunjukkan bahwa Audero bukan hanya piawai dalam bertahan, tetapi juga berperan besar dalam membangun serangan dari lini belakang. Dalam sistem permainan modern yang menuntut kiper mampu mendistribusikan bola secara akurat, keunggulan ini menjadikan Audero sebagai sosok yang semakin berharga di mata pelatih dan pengamat sepak bola Italia.

Sementara Mile Svilar dari AS Roma—yang menempati posisi kelima—tertinggal alam berbagai aspek statistik. Emil unggul dalam hal penyelamatan jarak dekat, intersep bola udara (high claims), hingga jumlah aksi penyelamatan krusial per pertandingan. Statistik ini semakin menegaskan reputasinya sebagai kiper modern yang lengkap: memiliki refleks cepat, kemampuan membaca arah bola yang tajam, dan ketenangan tinggi saat menghadapi tekanan lawan. Performanya yang konsisten membuatnya layak disebut sebagai salah satu penjaga gawang paling berpengaruh di Serie A musim ini.

Dampak bagi Timnas Indonesia

Pencapaian Audero di Serie A tidak hanya mengangkat namanya di kancah internasional, tetapi juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi sepak bola Indonesia. Setelah resmi membela Timnas Indonesia pada 2025, performa Audero menjadi bukti bahwa pemain berdarah Nusantara mampu bersaing di level tertinggi Eropa.

Pelatih Cremonese pun memuji kontribusi besar sang kiper. Ia menilai kehadiran Audero memberi ketenangan bagi lini pertahanan tim, terutama saat menghadapi serangan cepat lawan. Emil dinilai memiliki leadership kuat, mampu mengorganisir pertahanan, dan menularkan mental juara kepada rekan setimnya.

Bagi Timnas Indonesia, pengalaman Audero di Italia menjadi modal berharga menghadapi laga kualifikasi Piala Dunia 2026. Dalam beberapa pertandingan internasional, ketenangan dan pengalaman Serie A-nya terlihat jelas, membuat pertahanan Garuda tampil lebih solid dari sebelumnya.

Peluang Kenaikan Peringkat dan Nilai Pasar

Menurut FotMob, Emil Audero kini memiliki nilai pasar sekitar €2,4 juta dengan kontrak yang berlangsung hingga 2028. Catatan impresifnya musim ini membuat beberapa klub besar Italia, termasuk Lazio dan Fiorentina, disebut-sebut tengah memantau situasinya di Cremonese.

Performa stabil dan statistik yang terus meningkat membuka peluang besar bagi Audero untuk naik peringkat dalam daftar kiper terbaik Serie A di paruh kedua musim. Jika ia mampu mempertahankan rasio penyelamatan di atas 80% dan menambah jumlah clean sheet, bukan tidak mungkin Audero bisa menyalip posisi Elia Caprile dan bahkan Wladimiro Falcone.

Lebih dari itu, keberhasilan Emil menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia yang bercita-cita meniti karier di Eropa. Ia telah membuktikan bahwa disiplin, kerja keras, dan dedikasi tinggi dapat menembus batas geografis, sekaligus memperkuat citra positif pemain Asia Tenggara di kompetisi elite dunia.

Sempat Dilirk Juventus

Emil Audero sempat menjadi kandidat kuat untuk kembali ke Juventus—klub yang membesarkan kariernya sejak akademi. Ia bahkan disebut sebagai sosok ideal untuk menggantikan Perin yang berpotensi hengkang karena minimnya menit bermain di bawah asuhan pelatih Luciano Spalletti. Namun kini dikabarkan jika Juventus mencoret nama Emil Audero dari daftar calon pengganti Mattia Perin dalam bursa transfer Januari 2026.

Kiper asal Indonesia itu saat ini sedang menikmati peran sebagai pilar utama Cremonese di Serie A dengan performa gemilang dan lima clean sheet musim ini. Kondisi itu membuat pihak klub enggan melepasnya di tengah musim, terlebih saat mereka masih berjuang di papan tengah klasemen. Audero memang menunjukkan konsistensi di Cremonese. Statusnya kini bukan sekadar pelapis, melainkan penjaga gawang utama yang diandalkan.

Sebagai alternatif, Juventus kini dilaporkan mengincar beberapa nama lain seperti Christos Mandas (Lazio), Nicola Leali (Genoa), hingga Dominik Livakovic (Girona). Keputusan ini sekaligus menegaskan bahwa Audero telah mencapai level baru dalam kariernya. Ia bukan lagi hanya kiper cadangan dari akademi Juventus, melainkan figur matang yang telah diakui kualitasnya di antara jajaran kiper elite Italia.

Pertanyaan dan Jawaban

1. Siapa Emil Audero dan di klub mana ia bermain saat ini?

Emil Audero Mulyadi adalah penjaga gawang asal Indonesia yang saat ini bermain untuk Cremonese di Serie A musim 2025/26.

2. Apa pencapaian Emil Audero di Serie A musim ini?

Ia menempati posisi keempat dalam daftar lima kiper terbaik Serie A versi Tuttomercatoweb, dengan nilai 6,38 dari 12 penampilan.

3. Siapa saja kiper yang berada di atas dan di bawah Emil dalam daftar tersebut?

Mike Maignan (AC Milan) berada di peringkat pertama, diikuti Wladimiro Falcone (Lecce), Elia Caprile (Cagliari), Emil Audero (Cremonese), dan Mile Svilar (AS Roma).

4. Apa yang membuat Emil Audero lebih unggul dari Mile Svilar?

Audero memiliki statistik penyelamatan lebih tinggi, clean sheet lebih banyak, serta kontribusi yang lebih baik dalam distribusi bola.

5. Apakah pencapaian ini berpengaruh terhadap Timnas Indonesia?

Tentu. Pengalaman dan performa Emil di Italia memberikan dampak besar terhadap kepercayaan diri serta kualitas pertahanan Timnas Indonesia di ajang internasional.

Read Entire Article
Bisnis | Football |