Filipe Luis Jadi Kandidat Terkuat Pelatih Baru Chelsea Gantikan Liam Rosenior

2 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Klub raksasa Liga Inggris, Chelsea, tengah memasuki fase krusial dalam menentukan arah tim setelah resmi berpisah dengan Liam Rosenior pada pertengahan pekan ini. Dalam situasi yang mendesak, nama Filipe Luis muncul sebagai kandidat terdepan untuk mengisi kursi manajer di Stamford Bridge.

Keputusan cepat dibutuhkan oleh manajemen yang berada di bawah kendali BlueCo guna meredam krisis performa yang tengah melanda skuad. Filipe Luis sendiri saat ini berstatus tanpa klub setelah mengakhiri kiprahnya bersama Flamengo di awal musim 2026.

Pendekatan antara pihak Chelsea dan Filipe Luis bukanlah hal baru. Kontak di antara kedua belah pihak sudah terjalin sejak sang pelatih masih menangani Flamengo.

Bahkan, komunikasi tersebut sempat memicu ketegangan internal di klub asal Brasil itu karena dilakukan tanpa sepengetahuan penuh manajemen.

Kini, dengan status bebas kontrak, peluang Filipe Luis untuk kembali ke London, kota yang pernah ia kenal sebagai pemain, semakin terbuka lebar. Kedekatan emosional dan pemahaman terhadap kultur klub menjadi nilai tambah yang sulit diabaikan.

Rosenior Gagal Kendalikan Situasi

Kepemimpinan Liam Rosenior di Chelsea berakhir dengan catatan mengecewakan. Kekalahan telak 0-3 dari Brighton menjadi titik balik yang mempercepat pemecatannya. Hasil tersebut memperlihatkan rapuhnya kendali terhadap tim, baik di dalam maupun luar lapangan.

Ruang ganti dikabarkan terpecah, sementara kebocoran susunan pemain ke publik menjadi masalah rutin dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah pemain senior bahkan disebut mengabaikan instruksi staf pelatih, yang semakin menggerus wibawa Rosenior.

Selama masa kepemimpinannya, Chelsea mencatat tujuh kekalahan dalam delapan pertandingan terakhir, angka yang sulit ditoleransi untuk klub dengan ambisi besar.

Kegagalan ini juga memicu sorotan terhadap model manajemen BlueCo. Rosenior sebelumnya dipromosikan dari Strasbourg, klub lain dalam jaringan yang sama, sebagai bagian dari strategi internal. Namun, langkah tersebut dinilai kurang tepat mengingat minimnya pengalaman Rosenior dalam menangani tim bertabur bintang.

Kurangnya identitas permainan serta ketidakmampuan membaca dinamika pertandingan membuat posisinya semakin tertekan hingga akhirnya dilepas.

Filipe Luis Tawarkan Identitas Baru

Berbeda dengan pendahulunya, Filipe Luis dikenal memiliki filosofi permainan yang jelas. Saat melatih Flamengo, ia menerapkan gaya bermain berbasis penguasaan bola dengan pendekatan build-up yang sabar serta distribusi umpan pendek untuk membongkar pertahanan lawan.

Pendekatan tersebut dinilai sejalan dengan ekspektasi publik Stamford Bridge yang menginginkan sepak bola atraktif dan terstruktur.

Tak hanya itu, Filipe Luis juga dikenal mengedepankan pressing tinggi dan organisasi pertahanan yang agresif, dua elemen yang dianggap penting untuk mengembalikan daya saing Chelsea di level tertinggi.

Klasemen Liga Inggris 2025/2026

Barcelona Selangkah Lagi Gaet Alessandro Bastoni, Negosiasi dengan Inter Milan Jadi Penentu

Read Entire Article
Bisnis | Football |