Gabriel Magalhaes Tanggapi Kritik Pelatih Brighton, Arsenal Pilih Fokus ke Perburuan Gelar

1 week ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Bek Arsenal, Gabriel Magalhaes, menegaskan timnya tidak terlalu mempedulikan kritik yang dilontarkan pelatih Brighton, Fabian Hurzeler, terkait tudingan mengulur waktu saat pertandingan.

Sebelumnya, Hurzeler menyoroti gaya bermain Arsenal yang menurutnya kerap memperlambat jalannya pertandingan, terutama ketika melakukan restart seperti sepak pojok maupun lemparan ke dalam.

Kritik tersebut dilontarkan dalam konferensi pers jelang pertandingan, dan kembali ditegaskan setelah Brighton kalah dari Arsenal di Stadion Amex.

Pelatih asal Jerman itu bahkan menyebut hanya ada satu tim yang benar-benar berusaha memainkan sepak bola dalam laga tersebut.

Reaksi Gabriel

Namun, Gabriel menilai komentar tersebut tidak perlu terlalu dipermasalahkan. Ia menegaskan bahwa keputusan terkait tempo permainan sepenuhnya berada di tangan wasit di lapangan.

“Sejujurnya kami tidak terlalu peduli dengan apa yang dia katakan. Itu adalah keputusan wasit di lapangan,” kata Gabriel dalam wawancara singkat bersama ESPN Brasil.

“Jika wasit ingin memberi kartu kuning atau tidak, itu sepenuhnya hak mereka. Mereka yang menentukan berapa lama waktu yang kami ambil. Kami hanya perlu terus bermain dengan cara kami dan melanjutkan apa yang sudah kami lakukan,” lanjut bek timnas Brasil tersebut.

Arsenal Unggul di Puncak Klasemen

Terlepas dari polemik tersebut, Arsenal kini berada dalam posisi yang sangat kuat dalam perburuan gelar Liga Inggris musim ini. The Gunners berhasil memperlebar jarak menjadi tujuh poin di puncak klasemen setelah Manchester City gagal meraih kemenangan saat ditahan imbang Nottingham Forest.

City sempat dua kali unggul dalam pertandingan tersebut, tetapi Forest mampu menyamakan kedudukan hingga laga berakhir imbang.

Hasil itu menjadi keuntungan besar bagi Arsenal dalam upaya mengakhiri penantian panjang mereka untuk meraih gelar Liga Inggris yang sudah berlangsung selama 22 tahun.

Meski begitu, Gabriel mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak terlena dengan situasi yang ada.

“Kami harus tetap fokus pada diri kami sendiri dan terus bermain seperti sekarang,” ujarnya.

“Sekarang kami sudah meraih tiga kemenangan beruntun. Tentu saja kami harus terus menang, karena itu yang paling penting.”

Saka: Arsenal Tak Pedulikan Kritik

Sementara itu, bintang Arsenal Bukayo Saka juga menegaskan bahwa timnya tidak terpengaruh oleh berbagai kritik yang datang dari luar.

Pemain berusia 22 tahun itu baru saja mencetak gol dalam penampilan ke-300 bersama klub masa kecilnya. Menurut Saka, ia dan rekan-rekannya memilih untuk tidak membaca atau mendengarkan komentar negatif yang beredar. “Kami tidak mendengarkan hal-hal seperti itu. Saya tidak melihatnya, saya juga tidak membacanya. Itu tidak memberikan manfaat apa pun,” kata Saka. “Kami hanya ingin terus melangkah dengan cara kami sendiri dan memenangkan pertandingan. Orang akan selalu berbicara, entah kami bermain indah atau mencetak gol dari situasi bola mati.” “Bagi kami yang terpenting adalah menang, apalagi sekarang musim sudah semakin mendekati akhir,” tambahnya.

Read Entire Article
Bisnis | Football |