Galatasaray vs Liverpool: The Reds Lagi-lagi Takluk di Istanbul

6 days ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Galatasaray berhasil mengamankan kemenangan penting atas Liverpool pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025/2026. Bermain di Rams Park, Rabu (11/3/2026) dini hari WIB, wakil Turki itu menundukkan tim tamu dengan skor tipis 1-0, hasil yang memberi mereka modal berharga jelang leg kedua di Anfield.

Gol tunggal dalam pertandingan tersebut dicetak oleh Mario Lemina pada awal babak pertama, memanfaatkan situasi bola mati yang tak mampu diantisipasi pertahanan Liverpool.

Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi Galatasaray sebelum bertandang ke markas Liverpool pada leg kedua pekan depan.

Catatan kandang mereka juga semakin impresif. Galatasaray hanya kalah dua kali dari 47 pertandingan kandang terakhir di semua kompetisi, dengan rincian 34 kemenangan dan 11 hasil imbang. Mereka juga tidak terkalahkan dalam 11 laga kandang terakhir di fase gugur Piala/Liga Champions.

Sementara itu, Liverpool harus mengakhiri tren tiga kemenangan beruntun di laga tandang. Meski tertinggal agregat 0-1, The Reds masih memiliki peluang besar untuk membalikkan keadaan saat bermain di hadapan pendukung sendiri di Anfield.

Babak Pertama Galatasaray vs Liverpool

Liverpool sebenarnya langsung tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan. Tim tamu mencoba menekan sejak menit pertama untuk meredam atmosfer panas di stadion Rams Park yang dipenuhi pendukung tuan rumah.

Namun justru Galatasaray yang berhasil membuka keunggulan lebih dulu pada menit ketujuh. Berawal dari sepak pojok, Victor Osimhen menyundul bola kembali ke depan gawang sebelum Mario Lemina menanduknya masuk. Kiper Liverpool, Giorgi Mamardashvili, tak mampu berbuat banyak menghadapi situasi tersebut.

Tak lama berselang, Osimhen hampir menggandakan keunggulan timnya. Striker asal Nigeria itu mendapat peluang emas melalui sundulan bebas, tetapi bola melayang tipis di samping gawang.

Setelah gol pembuka tersebut, tempo pertandingan tetap tinggi dengan kedua tim saling menyerang. Liverpool beberapa kali mencoba membangun permainan melalui Mohamed Salah dan Hugo Ekitiké yang terlihat cukup aktif di lini depan.

Meski begitu, Galatasaray justru menciptakan peluang yang lebih berbahaya. Mamardashvili harus melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan sundulan Davinson Sánchez. Sementara Osimhen kembali membuang peluang saat berada dalam posisi tanpa pengawalan.

Liverpool sendiri harus bekerja keras bertahan dari tekanan tuan rumah, termasuk saat menghadapi ancaman dari Noa Lang dan Gabriel Sara. Hingga turun minum, skor 1-0 tetap bertahan meski pertandingan berlangsung terbuka.

Read Entire Article
Bisnis | Football |