Gennaro Gattuso Semprot Skuat Azzurri Jelang Lawan Bosnia: Jangan Jadi Orang Lemah!

3 weeks ago 24

Liputan6.com, Jakarta - Gennaro Gattuso, pelatih Timnas Italia, memberikan peringatan keras kepada para pemainnya menjelang laga krusial final playoff Piala Dunia 2026 kontra Bosnia dan Herzegovina pada Rabu (1/4/2026) dini hari WIB.

Gattuso menegaskan bahwa kualitas rumput di Stadion Bilino Polje tidak boleh dijadikan dalih jika tim tidak mampu memberikan performa terbaiknya.

Kekhawatiran mengenai kondisi lapangan muncul akibat cuaca ekstrem yang melanda lokasi laga. Curah salju di Zenica bahkan membuat skuat Azzurri terpaksa memindahkan jadwal latihan hari Senin ke Florence karena stadion tidak dapat dioperasikan.

Walaupun kendala logistik ini diprediksi bakal menghambat persiapan teknis, Gattuso menolak narasi tersebut. Ia menginstruksikan anak asuhnya untuk tetap fokus sepenuhnya pada pertandingan yang sudah di depan mata.

Eks pelatih AC Milan ini ingin memastikan mentalitas skuatnya tetap kokoh tanpa terganggu faktor luar. Menurutnya, rintangan fisik di arena pertandingan adalah dinamika sepak bola yang wajib dihadapi dengan nyali besar.

Italia Pantang Cari Alasan

Gattuso tidak ingin energi para pemain terbuang percuma hanya karena merisaukan kualitas lapangan di Bosnia. Ia menilai kedua kesebelasan akan bermain di atas permukaan yang sama, sehingga tidak ada tim yang dirugikan secara sepihak.

Baginya, mencari kesalahan pada fasilitas merupakan indikasi mentalitas yang kurang kuat. Pelatih yang dikenal ekspresif ini menuntut Italia datang sebagai petarung yang siap siaga dalam situasi apa pun.

"Kita tidak boleh memikirkan hal itu. Itu hanya alasan. Jika lapangannya buruk, itu buruk untuk kedua tim; pertandingan harus tetap dimainkan," tegas Gattuso melalui laporan TMW.

Ia bahkan melontarkan sindiran pedas bagi mereka yang terlalu memusingkan aspek non-teknis menjelang pertandingan penentuan tersebut.

"Jika kita memikirkan tentang lapangan, tribun penonton, tidak, itu hanya untuk orang-orang lemah," ungkapnya.

Pengalaman di Hajduk Split Jadi Tolak Ukur

Melalui pengamatan personal, Gattuso berpendapat bahwa kondisi lapangan di Zenica masih dalam kategori layak. Setelah meninjau langsung kondisi permukaan lapangan terakhir, ia merasa tidak ada problem besar yang perlu dirisaukan.

Keyakinan sang pelatih didasari pengalamannya selama setahun berkarier di wilayah yang berdekatan dengan Bosnia. Ia mengaku sudah sangat memahami karakteristik lapangan di daerah Balkan yang memang memiliki tantangan tersendiri.

"Saya sudah melihat lapangannya, dan itu baik-baik saja. Saya menghabiskan satu tahun di dekat sini, jadi saya tahu seperti apa kondisinya," tutur mantan gelandang tersebut. Gattuso juga membandingkan kondisi stadion saat ini dengan memorinya ketika masih melatih Hajduk Split. Menurut pandangannya, tantangan masa lalu jauh lebih berat dibandingkan kondisi yang akan dihadapi Italia besok. "Lapangan buruk yang sebenarnya adalah lapangan yang saya gunakan saat bermain bersama Hajduk. Sejujurnya, meskipun lapangannya buruk, tidak banyak yang bisa kita lakukan. Kita harus fokus pada tipe tim seperti apa mereka sebenarnya," katanya.

Read Entire Article
Bisnis | Football |