Hansi Flick Akui Bikin Kesalahan saat Barcelona Menang 4-2 atas Levante

12 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona mengamankan kemenangan 4-2 atas Levante pada pekan kelima La Liga 2026/2027, Minggu (13/9) di Estadio Ciudad de Valencia. Hasil ini menjaga catatan sempurna Blaugrana dengan lima kemenangan dari lima pertandingan.

Gol-gol Barcelona dicetak oleh brace Lamine Yamal serta masing-masing satu gol dari Xavi Espart dan Karim Adeyemi. Levante membalas melalui Ivan Romero dan Roger Brugue, tetapi gol Adeyemi pada menit 90+3 memastikan kemenangan tim tamu.

Barcelona sempat unggul nyaman 3-0 sebelum Levante mencetak dua gol pada menit ke-79 dan 88. Situasi tersebut membuat laga kembali terbuka, meski Barcelona akhirnya mampu mengamankan tiga poin.

Hansi Flick tidak menutup mata terhadap dua gol yang bersarang di gawang Joan Garcia. Pelatih Barcelona itu mengakui kesalahan timnya, bahkan secara khusus menyebut dirinya bertanggung jawab atas gol pertama Levante.

Barcelona Sempat Lengah, Levante Bangkit

Barcelona tampil efektif dan mampu membangun keunggulan 3-0 sebelum memasuki fase akhir pertandingan. Namun, Levante tidak menyerah dan memanfaatkan kelengahan lawan untuk memperkecil ketertinggalan.

Ivan Romero mencetak gol pada menit ke-79, lalu Roger Brugue kembali membobol gawang Barcelona pada menit ke-88. Dua gol tersebut membuat keunggulan Blaugrana menipis dan memaksa mereka menghadapi tekanan hingga menit-menit terakhir.

Flick mengakui bahwa dua gol tersebut lahir dari kesalahan Barcelona sendiri. Ia bahkan menilai gol pertama Levante terjadi akibat kesalahan yang menjadi tanggung jawabnya sebagai pelatih.

"Kami senang karena pada akhirnya kami menang 4-2. Menurut saya, gol-gol yang bersarang di gawang kami terjadi akibat kesalahan yang kami lakukan sendiri, namun untuk gol pertama, saya rasa itu adalah kesalahan saya," ujar Flick.

Flick: Pertahanan Tetap Sama Pentingnya

Kemenangan atas Levante membuat Barcelona mengoleksi 15 poin dari lima pertandingan dan memimpin klasemen La Liga. Blaugrana juga menjadi tim paling tajam di liga dengan 21 gol, unggul atas Real Madrid yang mengoleksi 12 poin dan mencetak 14 gol.

Namun, Flick menegaskan bahwa produktivitas tinggi tidak boleh membuat Barcelona mengabaikan pertahanan. Ia menilai kemampuan bertahan tetap menjadi bagian penting dari performa tim, terutama ketika lawan mampu memberikan tekanan.

"Saya bangga. Saya bangga dengan tim saya, dan saya bangga dengan klub ini. Namun pada akhirnya, ini hanyalah permulaan. Saya tidak terlalu memikirkan statistik, karena hal-hal itu sudah menjadi bagian dari masa lalu," sambungnya.

"Ya, tentu saja, tetapi cara kami bertahan juga penting. Lawan melakukan tekanan dengan sangat baik hari ini. Saya juga berpendapat bahwa kondisi lapangan tidak dalam keadaan terbaik. Jadi, ini bukanlah pertandingan yang mudah," lanjutnya.

Sumber: Barca Universal

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Xavi Espart, Bek 19 Tahun Barcelona yang Bikin Hansi Flick Terpukau

Read Entire Article
Bisnis | Football |