Harry Maguire Dicoret dari Skuad Inggris Piala Dunia 2026, Keluarganya Murka!

9 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Kabar mengejutkan datang dari skuad Timnas Inggris jelang Piala Dunia 2026. Harry Maguire dipastikan tidak akan ikut dalam turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut.

Bek Manchester United itu sendiri yang mengonfirmasi kabar pahit tersebut melalui media sosial pada Kamis sore. Maguire mengaku sangat kecewa setelah namanya tidak masuk dalam daftar 26 pemain pilihan Thomas Tuchel.

Keputusan itu langsung memancing reaksi besar dari publik Inggris. Pasalnya, Maguire justru tampil cukup konsisten bersama Manchester United dalam beberapa bulan terakhir.

Tak hanya fans yang terkejut, keluarga Maguire pun ikut bereaksi keras. Sang ibu dan saudara laki-lakinya bahkan secara terbuka mengecam keputusan Thomas Tuchel mencoret sang bek senior.

Reaksi Harry Maguire

Harry Maguire kemudian mencurahkan isi hatinya di media sosial. Ia mengklaim sebenarnya masih merasa pantas membela Timnas Inggris di Piala Dunia 2026.

"Saya yakin bisa memainkan peran penting musim panas ini untuk negara saya setelah musim yang saya jalani. Saya sangat terkejut dan kecewa dengan keputusan ini," tulis Maguire, dikutip dari Sportbible.

Meski larut dalam kekecewaan, Maguire tetap menyelipkan doa bagi rekan-rekannya yang terpanggil untuk berangkat ke Piala Dunia 2026. Ia berharap mereka bisa tampil maksimal dan meraih hasil terbaik.

"Saya sangat senang mengenakan seragam itu dan mewakili negara saya selama bertahun-tahun. Saya berharap yang terbaik untuk para pemain musim panas ini," tegas Maguire, yang telah mencatatkan 66 penampilan untuk negaranya sejak 2017.

Isyarat dari Thomas Tuchel

Sebelum pengumuman resmi skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel sebenarnya sudah memberi sinyal terkait situasi Harry Maguire. Pelatih asal Jerman itu sempat membandingkan Maguire dengan sejumlah bek tengah lain pada Maret 2026 lalu.

Meski Maguire tetap dipanggil untuk laga persahabatan melawan Uruguay dan Jepang, Tuchel rupanya belum benar-benar yakin. Ia merasa ada beberapa pemain lain yang lebih cocok dengan kebutuhan timnya.

Dalam pernyataannya pada bulan Maret, Tuchel secara terbuka menjelaskan alasannya. Ia menilai beberapa nama memiliki keunggulan berbeda dibanding Maguire.

"Saya melihat pemain lain yang ingin saya jadikan starter, saya melihat pemain lain dengan profil yang berbeda. Saya melihat Ezri Konsa lebih unggul," tuturnya, seperti dilansir Sportbible. "Saya melihat Marc Guehi lebih unggul. Itu bukan rahasia. Saya melihat Trevoh Chalobah sedikit lebih unggul dalam hal mobilitas. Juga John Stones, tetapi ia mengalami cedera, jadi ia perlu datang ke kamp pelatihan."

Read Entire Article
Bisnis | Football |