Hitung-hitungan Peluang Arsenal Juara Premier League 2025/2026

3 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Arsenal mulai merasakan tekanan besar dalam perburuan gelar Premier League 2025/2026. Kekalahan 1-2 dari Bournemouth pada pekan ke-32 menjadi pukulan yang membuka celah bagi para pesaing. Situasi ini membuat posisi The Gunners di puncak klasemen tidak lagi terasa aman.

Alarm bahaya semakin nyaring setelah Manchester City tampil meyakinkan. Tim asuhan Pep Guardiola menang telak 3-0 atas Chelsea, hanya 24 jam setelah Arsenal terpeleset. Hasil tersebut memangkas jarak poin di klasemen menjadi hanya enam angka.

Dalam waktu singkat, dinamika perebutan gelar berubah drastis. Arsenal yang sebelumnya terlihat nyaman kini harus menghadapi tekanan psikologis dan teknis. Performa yang menurun dalam beberapa pekan terakhir menjadi faktor utama yang memicu kekhawatiran.

Kekalahan dari Bournemouth juga menjadi catatan buruk tersendiri. Itu adalah kekalahan ketiga Arsenal dalam empat laga terakhir di semua kompetisi. Konsistensi yang sempat menjadi kekuatan utama kini mulai goyah di fase krusial musim.

Dengan jadwal yang semakin ketat dan tekanan dari pesaing, Arsenal tidak punya ruang untuk kesalahan lagi. Setiap pertandingan kini bernilai final jika mereka ingin mengakhiri puasa gelar yang sudah berlangsung lebih dari dua dekade.

Peluang Juara Masih Besar, Tapi Tidak Lagi Aman

Meski mengalami penurunan performa, Arsenal masih difavoritkan untuk menjadi juara. Berdasarkan simulasi superkomputer Opta, peluang The Gunners untuk mengangkat trofi mencapai 87,36 persen. Namun, angka ini mengalami penurunan signifikan dari sebelumnya yang mencapai 97 persen.

Penurunan probabilitas tersebut mencerminkan perubahan momentum dalam persaingan. Manchester City kini memiliki peluang sebesar 12,74 persen untuk merebut gelar. Walau terlihat kecil, tren performa mereka justru menunjukkan ancaman nyata.

Opta memproyeksikan Arsenal akan mengakhiri musim dengan sekitar 82 poin. Jumlah tersebut cukup kompetitif, tetapi tidak lagi dominan seperti sebelumnya. Sebagai perbandingan, City diperkirakan mengumpulkan sekitar 76 poin dan finis sebagai runner-up.

Namun, angka-angka tersebut masih sangat dinamis. Dengan adanya satu pertandingan tunda yang dimiliki City, serta duel langsung melawan Arsenal dalam waktu dekat, selisih poin bisa berubah drastis dalam hitungan hari.

Ancaman Nyata dari Manchester City

Manchester City berada dalam posisi ideal untuk menekan Arsenal. Selain memiliki momentum positif, mereka juga diuntungkan dengan jadwal yang memberi peluang memangkas selisih poin secara cepat. Pertandingan langsung melawan Arsenal bisa menjadi penentu arah gelar.

Jika City mampu mengalahkan Arsenal, maka jarak poin berpotensi semakin tipis. Bahkan, skenario terburuk bagi The Gunners adalah kehilangan posisi puncak dalam waktu singkat. Ini menjadi ancaman nyata yang tidak bisa diabaikan.

Di sisi lain, tekanan mental juga mulai terlihat pada Arsenal. Performa yang menurun dalam beberapa laga terakhir menunjukkan adanya beban yang memengaruhi permainan tim. Hal ini menjadi faktor krusial di fase akhir musim.

Sumber: FotMob

Wayne Rooney Sebut Man City Punya Keunggulan Mental Ketimbang Arsenal

Read Entire Article
Bisnis | Football |