Dipecat Liverpool, Arne Slot Langsung Masuk Jalur Cepat ke AC Milan

6 hours ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Kabar yang ditunggu banyak pendukung Liverpool akhirnya tiba pada Sabtu (30/05/2026) petang WIB. Arne Slot resmi didepak dari kursi pelatih The Reds setelah musim 2025/2026 berakhir.

Keputusan itu menjadi akhir dari perjalanan singkat Slot di Anfield. Padahal, pelatih asal Belanda tersebut sempat membawa Liverpool meraih gelar juara pada musim pertamanya.

Namun, performa Liverpool musim ini mengalami penurunan drastis dibandingkan musim sebelumnya. Tekanan dari suporter dan kritik yang terus mengalir disebut menjadi salah satu faktor yang mempercepat berakhirnya masa kerja Slot.

Menariknya, belum lama setelah kehilangan pekerjaannya di Inggris, nama Slot langsung dikaitkan dengan salah satu klub raksasa Italia. AC Milan disebut-sebut mulai mempertimbangkannya sebagai sosok yang tepat untuk memimpin proyek baru mereka.

Liverpool Akhiri Kerja Sama dengan Arne Slot

Keputusan Liverpool untuk berpisah dengan Slot cukup mengejutkan mengingat jasa yang telah ia berikan kepada klub. Meski begitu, hasil buruk sepanjang musim 2025/2026 membuat manajemen memilih mengambil langkah besar.

Slot sebelumnya sukses mempersembahkan trofi pada musim debutnya bersama The Reds. Akan tetapi, penurunan performa tim membuat posisinya semakin sulit dipertahankan.

Sejumlah laporan bahkan menyebut beberapa pemain senior Liverpool mulai kehilangan keyakinan terhadap proyek yang dibangun Slot. Situasi tersebut semakin memperbesar tekanan yang diterimanya dalam beberapa bulan terakhir.

Dalam pernyataan resmi klub, pemilik Liverpool, Fenway Sports Group (FSG), tetap memberikan apresiasi tinggi kepada sang pelatih di laman resmi The Reds. "Tidak perlu diragukan lagi bahwa ini adalah keputusan yang sulit bagi kami sebagai klub. Kontribusi yang telah diberikan Arne kepada Liverpool FC selama masa baktinya sangat signifikan, bermakna, dan – yang terpenting bagi para pendukung dan kami sendiri – sukses."

"Oleh karena itu, apresiasi kami atas semua yang telah ia capai tidak mungkin lebih besar lagi, terutama karena hal itu didukung oleh etos kerja, ketekunan, dan tingkat keahlian yang semakin menegaskan pandangan kami bahwa ia adalah seorang pemimpin di bidangnya.. Sejak pertama kali kami bertemu Arne, langsung jelas bahwa ia adalah individu yang tidak hanya menerima tanggung jawab, tetapi juga merangkulnya."

Di saat yang bersamaan, AC Milan juga sedang menjalani fase perubahan besar. Rossoneri sebelumnya telah memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Massimiliano Allegri setelah hasil buruk yang mereka alami. Kekalahan dari Cagliari menjadi titik akhir perjalanan Allegri di San Siro. Tidak hanya pelatih, Milan juga melakukan perombakan besar dengan melepas CEO, direktur olahraga, hingga kepala pencari bakat. Langkah tersebut menunjukkan bahwa Milan ingin memulai proyek baru dari nol. Karena itu, pencarian sosok pelatih kepala menjadi salah satu prioritas utama manajemen klub. Sebelumnya, nama Oliver Glasner disebut sebagai kandidat terkuat untuk menangani Milan. Sementara itu, Ralf Rangnick dikabarkan menjadi figur favorit untuk menduduki posisi penting dalam struktur manajemen klub.

Read Entire Article
Bisnis | Football |