Liputan6.com, Jakarta - PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re mencatat laba bersih Rp 176,96 miliar pada 2025, atau melonjak dibandingkan Rp 27,46 miliar pada 2024. Indonesia Re mencatat total aset Rp 10,28 triliun pada 2025 melalui penguatan proses bisnis, disiplin pengelolaan risiko, dan penerapan PSAK 117.
Direktur Utama Indonesia Re Robbi Yanuar Walid mengatakan peningkatan kinerja 2025 merupakan hasil transformasi yang dijalankan secara konsisten dengan mengutamakan kualitas pertumbuhan.
"Seluruh strategi yang kami jalankan berorientasi pada kualitas portofolio, pengelolaan risiko yang prudent, serta penguatan kapabilitas organisasi,” ujar Robbi di Jakarta, Selasa (25/8/2026).
Penerapan PSAK 117 atau IFRS 17 turut memengaruhi penyajian kinerja keuangan Indonesia Re pada 2025. Standar tersebut menggunakan pendekatan baru dalam pengakuan pendapatan, liabilitas, dan laba berdasarkan jasa perlindungan yang telah diberikan.
Indonesia Re menegaskan penerapan PSAK 117 tidak mengubah fundamental bisnis maupun arus kas perusahaan. Perseroan menerapkan standar tersebut untuk menyempurnakan metode pencatatan dan penyajian laporan keuangan agar lebih transparan dan selaras dengan praktik internasional.
Pada lini reasuransi umum, Indonesia Re memperkuat kualitas portofolio melalui pricing tools berbasis data, governance underwriting, dan contract wording. Perseroan juga memperketat underwriting discipline dengan menyesuaikan pricing serta terms and conditions berdasarkan karakteristik setiap risiko dan treaty.
Pada lini reasuransi jiwa, Indonesia Re menerapkan proses akseptasi berdasarkan hasil experience study, robust pricing, prudent underwriting, dan pertimbangan keberlanjutan portofolio. Perseroan juga mempertimbangkan keseimbangan antara kebutuhan perlindungan nasabah dan eksposur risiko, terutama pada bisnis dengan eksposur mortalitas jangka panjang.
Indonesia Optimalkan Struktur Retrosesi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4220931/original/010439400_1668038510-Laba_Rugi_3.jpg)
Perbesar
Indonesia Re juga mengoptimalkan struktur retrosesi dengan menyesuaikan kebutuhan kapasitas, risk appetite, dan kebijakan akseptasi perusahaan. Perseroan menyempurnakan struktur retrosesi non-proporsional untuk meningkatkan efisiensi biaya proteksi terhadap risiko berfrekuensi rendah dengan dampak besar.
Sepanjang 2025, Indonesia Re mengoptimalkan penggunaan proportional financial year quota-share pada portofolio Fire & Engineering. Strategi tersebut mendukung pengelolaan modal perusahaan agar lebih efektif.
Dari sisi investasi, Indonesia Re menerapkan prudent investment, risk-based investment, portfolio optimization, sustainable investing, dan Asset Liability Management (ALM). Pendekatan tersebut bertujuan menjaga keseimbangan antara risiko dan imbal hasil investasi.
Indonesia Re mencatat hasil investasi Rp 427,28 miliar pada 2025, meningkat dari Rp 335,78 miliar pada 2024. Perseroan menilai peningkatan tersebut mencerminkan optimalisasi strategi portofolio investasi sepanjang tahun.
Perkuat Tata Kelola Teknologi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4410634/original/016949900_1682850414-isaac-smith-6EnTPvPPL6I-unsplash.jpg)
Perbesar
Indonesia Re memperkuat tata kelola teknologi melalui modernisasi data center, infrastruktur keamanan, dan sistem pengelolaan data. Perseroan juga menerapkan Security Operations Center (SOC) dan mengoptimalkan Disaster Recovery Center (DRC) untuk meningkatkan ketahanan operasional.
Perseroan memperbarui Human Capital Management System (HCMS) dan mengembangkan catastrophic modeling melalui Perils Hub. Indonesia Re juga melanjutkan pengembangan dan penerapan RIU Connect 2.0 pada berbagai modul operasional.
Penguatan tata kelola data menjadi bagian penting dari transformasi karena Indonesia Re membutuhkan kualitas data yang memadai untuk mendukung penerapan PSAK 117. Perseroan juga mempertahankan sertifikasi ISO 20000 dan ISO 27001 sebagai bagian dari komitmen terhadap tata kelola layanan teknologi informasi dan keamanan informasi.
Tingkat Solvabilitas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4220932/original/073840600_1668038725-Laporan_Keuangan_5.jpg)
Perbesar
Di tengah penguatan kinerja, Indonesia Re menjaga tingkat kesehatan keuangan melalui peningkatan solvabilitas. Perseroan mencatat tingkat solvabilitas 133,38% pada 2025, meningkat dari 132,83% pada 2024.
Robbi mengatakan transformasi perusahaan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kinerja jangka pendek. Perseroan juga menjalankan transformasi untuk membangun perusahaan reasuransi nasional yang lebih kuat, efisien, dan mampu memberikan nilai tambah berkelanjutan.
“Transformasi yang kami jalankan bukan hanya berhasil memberikan dampak positif terhadap kinerja perusahaan saat ini, tetapi juga mempersiapkan Indonesia Re menjadi perusahaan reasuransi nasional yang semakin kuat, efisien, dan mampu memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi industri,” kata Robbi.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9316149/original/025928800_1785915556-1000398548.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9332057/original/069786100_1787629516-Ilustrasi_startup-UnsplashIsraelAndrade.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9332056/original/002605800_1787629428-Ilustrasi_startup-slidebean.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9332164/original/096974500_1787638185-Rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9332054/original/090054500_1787629177-Ilustrasi_startup-UnsplashPerLoov.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9331864/original/007359700_1787574945-f07655d0-361c-4329-a7f5-5ae1c581f3e1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2863165/original/013425200_1564030339-ebolita.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1494890/original/020723900_1486017642-20170202-Robot-di-Saitama-AFP1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9331913/original/077258100_1787583648-66127054-da1b-43b2-bfb5-313ef6029d1c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9331879/original/037223800_1787576630-email-attachment_2026_08_24_immanuel-christian_luke-mahony-ungkap-peran-dsi-dalam-ekspor-dan-perekonomian_IMG_6651.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3157653/original/056908700_1592573961-Antri_di_Mall.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482291/original/069866400_1769170838-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329274/original/007855800_1787233764-5415.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5299141/original/036414800_1753783117-IMG-20250729-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4881567/original/061423100_1719967228-fotor-ai-2024070373734.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3532281/original/068580000_1628161372-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9331172/original/000459200_1787498492-Elmin_Roizer_Damanik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9328518/original/044012200_1787197133-email-attachment_2026_08_20_ariefhakim-at-klyid_puluhan-ribu-ton-beras-disiapkan-buat-korban-gempa-ntt-amran-sulaiman-tak-boleh-ada-kelaparan_1000414438.jpg)


















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4081368/original/035536900_1657165361-Gaya_David_Beckham_saat_Nonton_Tenis_Wimbledon_2022-AP-1.jpg)










