Italia Dijegal Bosnia dan Herzegovina, Gennaro Gattuso Ogah Bahas Keputusan Kontroversial Wasit

11 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Italia harus menelan pil pahit saat bertandang ke markas Bosnia dan Herzegovina dalam laga yang berlangsung panas di Bilino Polje, Zenica, Rabu (01/04/2026) dini hari WIB. Gli Azzurri sebenarnya sempat membuka keunggulan lebih dulu dan terlihat berada di jalur kemenangan.

Moise Kean menjadi aktor utama di awal pertandingan setelah berhasil mencetak gol pembuka untuk Italia. Namun, momentum tersebut tak bertahan lama karena situasi berubah drastis menjelang akhir babak pertama.

Petaka datang ketika Alessandro Bastoni diganjar kartu merah pada menit ke-41 setelah melakukan pelanggaran terakhir. Kondisi itu dimanfaatkan Bosnia dan Herzegovina untuk bangkit dan menyamakan kedudukan lewat Haris Tabakovic.

Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal dan perpanjangan waktu, sebelum akhirnya laga harus ditentukan lewat adu penalti. Italia pun harus menyerah 4-1 setelah dua penendangnya gagal menjalankan tugas.

Gattuso Enggan Soroti Keputusan Wasit

Kekalahan Italia tak lepas dari adanya momen kontroversial yang terjadi di lapangan. Tepatnya di babak perpanjangan waktu saat Marco Palestra dijatuhkan di depan gawang lawan.

Situasi tersebut sempat memicu protes keras dari kubu Italia. Namun, wasit Clement Turpin hanya memberikan kartu kuning, keputusan yang memancing perdebatan.

Meski begitu, Gennaro Gattuso memilih untuk tidak memperpanjang polemik terkait kepemimpinan wasit. Pelatih Italia itu justru mengambil sikap berbeda dengan menahan komentarnya.

“Saya tidak ingin membicarakan wasit atau apa pun, tetapi hari ini adil, ini sepak bola. Saya sudah berkecimpung di dunia sepak bola selama bertahun-tahun, saya merayakan dan saya dihantam, seperti hari ini, tetapi sulit untuk menerima ini,” ujarnya pada RAI Sport, via Football Italia.

Masa Depan Menggantung, Gattuso Belum Mau Buka Suara

Kekalahan ini langsung memunculkan spekulasi soal masa depan Gattuso sebagai pelatih Italia. Tekanan publik dan hasil yang mengecewakan membuat posisinya mulai dipertanyakan.

Namun, Gattuso tampaknya belum ingin terburu-buru membicarakan kelanjutan kariernya di kursi pelatih. Menurutnya, saat ini bukan waktu yang tepat untuk membahas masa depan pribadi.

“Saya pikir membicarakan masa depan saya hari ini tidak penting. Yang penting adalah pergi ke Piala Dunia. Kami menerima performa ini, tetapi ini menyakitkan. Kami kecewa," aku mantan pemain AC Milan ini.

(Football Italia)

Bayern Munchen Bantah Coba Angkut Mohamed Salah dari Liverpool

Read Entire Article
Bisnis | Football |