Jakarta, CNN Indonesia --
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu masih bisa bertandang ke Hungaria meski saat ini masih berstatus buronan International Criminal Court (ICC) atau Pengadilan Kriminal Internasional atas dugaan kejahatan perang dan genosida di Gaza.
Menteri Pertahanan Hungaria berkata Netanyahu tiba pada Kamis (3/4). Ia disambut Perdana Menteri Viktor Orban sesaat setelah tiba di Bandar Udara Internasional Budapest Ferenc Liszt sekitar pukul 02.30 waktu setempat.
Netanyahu diagendakan akan menggelar pembicaraan dengan Orban dan konferensi pers bersama sekitar pukul 12.30 waktu setempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Orban menyampaikan undangan pada Netanyahu pada November lalu atau sehari setelah ICC mengeluarkan surat perintah penangkapan Netanyahu.
Kendati dalam status buronan, Orban berjanji bahwa pihaknya tidak akan melaksanakan surat perintah tersebut meski Hungaria merupakan anggota ICC.
Dia berpendapat putusan pengadilan tersebut "mencampuri konflik yang sedang berlangsung... untuk tujuan politik".
Sementara ICC menekankan bahwa penegakan putusan pengadilan menjadi "kewajiban hukum" dan "tanggung jawab Hungaria terhadap negara pihak lain" untuk menegakkan keputusan pengadilan tersebut.
(vws)