Jaminan Sosial Jadi Benteng Keluarga Pekerja dari Jurang Kemiskinan

23 hours ago 16

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengungkap pentingnya jaminan sosial seperti BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, asuransi tersebut mampu menjamin kehidupan layak para pekerja.

Cak Imin memandang ada risiko yang dihadapi oleh para pekerja. Apalagi, bagi para pekerja di sektor informal yang masuk dalam golongan rentan. Tanpa perlindungan jaminan sosial, kata dia, risiko kecelakaan kerja maupun kematian dapat mendorong keluarga pekerja jatuh ke dalam jurang kemiskinan.

“Hadirnya jaminan sosial ketenagakerjaan memastikan keluarga pekerja tetap dapat melanjutkan kehidupan secara layak,” kata Cak Imin dalam Anugerah Paritrana Award 2026, di Plaza BPJamsostek, Jakarta, Jumat (8/5/2026).

Pada konteks pekerja rentan, dia turut melihat peran pemerintah daerah hingga perusahaan untuk melirik sektor tersebut. Melalui Paritrana Award 2026, pemerintah dan BPJS Ketenagakerjaan mengapresiasi sejumlah kepala daerah dan perusahaan yang berkontribusi pada perlindungan pekerja rentan.

"Kita harapkan dan memberikan motivasi kepada kita semua untuk terus berkolaborasi bersama-sama, meningkatkan jumlah kepesertaan sekaligus memberikan jaminan perlindungan kepada para pekerja kita di manapun berada," tutur dia.

Senada, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat jaminan sosial ketenagakerjaan sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Kemudian, sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang percepatan pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem

“Apresiasi juga kami sampaikan kepada para seluruh penerima penghargaan. Hal ini menunjukkan pentingnya sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.

Kejar Target 10 Juta Pekerja Rentan

Sebelumnya, pemerintah bersama BPJS Ketenagakerjaan menargetkan sebanyak 10 juta pekerja rentan bisa terlindungi asuransi di 2026 ini. Langkah ini guna memperluas cakupan peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Masyarakat, Muhaimin Iskandar menyampaikan pemerintah pusat mengejar target itu bisa dicapai. Sasaran utamanya yakni para pekerja rentan.

"Hari ini kita akan terus konsentrasi agar target 10 juta pekerja rentan itu terwujud menjadi bagian utama dari memperluas cakupan dan kepesertaan para pekerja kita," kata Muhaimin usai Anugerah Paritrana Award 2026, di Plaza BPJamsostek, Jakarta, Jumat (8/5/2026).

6,7 Juta Pekerja Rentan Terlindungi

BPJS Ketenagakerjaan saat ini mencatat ada 6,7 juta pekerja rentan yang telah terlindungi. Artinya, masih ada sisa 3,3 juta pekerja rentan yang harus dikejar mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

Muhaimin menyadari para pekerja informal dengan pendapatan yang tak menentu perlu mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Pasalnya, para pekerja rentan itu biasanya belum menjadikan asuransi sebagai prioritas utama.

“Pekerja rentan memiliki risiko sosial ekonomi yang sangat tinggi. Apabila mengalami kecelakaan kerja atau meninggal dunia, keluarganya berpotensi terperosok ke dalam kemiskinan baru. Karena itu, program jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi jaring pengaman penting untuk menjaga keberlangsungan kehidupan keluarga mereka,” tutur dia.

Daftar Pemenang Paritrana Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Award

Daftar Pemenang Paritrana Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Award

PEMERINTAH PROVINSI

Provinsi Banten

Provinsi Kalimantan Timur

Provinsi Papua Barat Daya

PEMERINTAH KABUPATEN/KOTA

Kabupaten Balangan

Kabupaten Tangerang

Kota Makassar

USAHA BESAR DAN USAHA MENENGAH

PT Daikin Air Conditioning Indonesia

Hosana Medika Pratama

PT Bank Nagari/Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumatera Barat

USAHA KECIL DAN USAHA MIKRO

1. Tahu Baxo Bu Pudji, Jawa Tengah

2. Cipta Rasa Nusantara, Sumatera Utara

3. Otak Otak Ase, Bangka Belitung

DESA/KELURAHAN

Desa Tulung Rejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur

Desa Panongan, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten

Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat

Kejar Target 10 Juta Pekerja Rentan

Sebelumnya, pemerintah bersama BPJS Ketenagakerjaan menargetkan sebanyak 10 juta pekerja rentan bisa terlindungi asuransi di 2026 ini. Langkah ini guna memperluas cakupan peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Masyarakat, Muhaimin Iskandar menyampaikan pemerintah pusat mengejar target itu bisa dicapai. Sasaran utamanya yakni para pekerja rentan.

"Hari ini kita akan terus konsentrasi agar target 10 juta pekerja rentan itu terwujud menjadi bagian utama dari memperluas cakupan dan kepesertaan para pekerja kita," kata Muhaimin usai Anugerah Paritrana Award 2026, di Plaza BPJamsostek, Jakarta, Jumat (8/5/2026).

6,7 Juta Pekerja Rentan Terlindungi

BPJS Ketenagakerjaan saat ini mencatat ada 6,7 juta pekerja rentan yang telah terlindungi. Artinya, masih ada sisa 3,3 juta pekerja rentan yang harus dikejar mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

Muhaimin menyadari para pekerja informal dengan pendapatan yang tak menentu perlu mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Pasalnya, para pekerja rentan itu biasanya belum menjadikan asuransi sebagai prioritas utama.

“Pekerja rentan memiliki risiko sosial ekonomi yang sangat tinggi. Apabila mengalami kecelakaan kerja atau meninggal dunia, keluarganya berpotensi terperosok ke dalam kemiskinan baru. Karena itu, program jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi jaring pengaman penting untuk menjaga keberlangsungan kehidupan keluarga mereka,” tutur dia.

Read Entire Article
Bisnis | Football |