Jerman vs Ekuador: Die Mannschaft Kalah karena Salah Mainkan Joshua Kimmich?

7 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Legenda Timnas Jerman, Lothar Matthaus, melontarkan kritik tajam terhadap keputusan taktik Julian Nagelsmann setelah kekalahan 1-2 dari Ekuador pada laga terakhir fase grup Piala Dunia 2026. Mantan kapten Der Panzer itu menilai Joshua Kimmich tidak ditempatkan pada posisi terbaiknya karena terus dimainkan sebagai bek kanan.

Dini hari tadi, Timnas Jerman memainkan pertandingan terakhir mereka di fase grup Piala Dunia 2026. Di laga itu, mereka berhadapan dengan Ekuador, di mana Jerman sebenarnya sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar.

Di laga tersebut, Jerman awalnya unggul terlebih dahulu berkat gol cepat Leroy Sane. Namun Ekuador berhasil comeback dan mencetak dua gol berkat aksi Nilson Angulo dan Gonzalo Plata.

Kekalahan tersebut memicu perdebatan di Jerman mengenai struktur permainan tim nasional, terutama terkait komposisi lini tengah dan lini belakang.

Simak komentar Matthaus seputar kekalahan Jerman tersebut di bawah ini.

Nagelsmann Salah Memainkan Kimmich

Matthaus mendesak Nagelsmann untuk mengembalikan Kimmich ke posisi gelandang tengah. Menurutnya, meski pemain berusia 31 tahun itu kerap berganti peran antara gelandang dan bek kanan bersama Bayern Munchen maupun Timnas Jerman, hasil laga melawan Ekuador menunjukkan bahwa kontribusinya akan jauh lebih maksimal jika bermain di lini tengah.

Ia menilai Kimmich tidak mampu memberikan pengaruh besar terhadap permainan ketika ditempatkan di sisi kanan pertahanan.

Dalam wawancaranya dengan Bild, Matthaus mengatakan, "Tolong lakukan sesuatu untuknya dan keluarkan dia dari lini belakang. Saya tidak melihat Joshua yang saya kenal selama bertahun-tahun," ujar Matthaus.

"Di Bayern Munchen, dia adalah pemain kelas dunia. Dari bahasa tubuh maupun posisinya di lapangan, saya tidak melihat sosok yang mampu memimpin tim atau memberikan pengaruh ketika keadaan sedang tidak berjalan baik. Bermain sebagai bek kanan membuatnya tidak bisa menjalankan peran tersebut."

Komposisi yang Pas

Meski mendapat kritik, Nagelsmann tetap mempertahankan keputusannya memainkan duet gelandang Felix Nmecha dan Aleksandar Pavlovic. Pelatih berusia 38 tahun itu menilai keduanya tampil "baik" dalam pertandingan melawan Ekuador.

Nagelsmann juga mengingatkan bahwa Kimmich pernah tampil sebagai bek kanan dengan performa yang sangat impresif pada Euro 2024.

"Kimmich adalah bek kanan yang luar biasa dengan statistik terbaik di Euro 2024. Saya juga tidak ingin kehilangan Felix maupun Pavlo," ujar Nagelsmann.

Sumber: Goal International

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Spanyol vs Uruguay: Saling Lempar Pujian antara Luis De La Fuente dan Marcelo Bielsa

Read Entire Article
Bisnis | Football |