Joao Felix Tegaskan Keputusan Tinggalkan Chelsea Sudah Tepat, Kini Bersinar di Al Nassr

3 weeks ago 22

Liputan6.com, Jakarta - Joao Felix menegaskan bahwa keputusannya meninggalkan Chelsea merupakan langkah terbaik untuk kelanjutan kariernya. Penyerang asal Portugal itu kini menemukan kembali performa terbaik bersama Al Nassr.

Pemain berusia 26 tahun tersebut bergabung dengan klub Arab Saudi itu pada musim panas 2025 dengan nilai transfer sekitar 30 juta euro. Kepindahan ini terjadi setelah ia kesulitan mendapatkan tempat utama di bawah asuhan Enzo Maresca.

Sebelumnya, Felix sempat menjalani masa pinjaman di Chelsea sebelum dipermanenkan. Namun, ia kembali dipinjamkan ke AC Milan pada Januari setelah minim kontribusi di kompetisi domestik.

Kini, performanya bersama Al Nassr menunjukkan peningkatan signifikan dengan kontribusi gol dan assist yang konsisten. Ia juga berperan penting membawa timnya memimpin klasemen liga.

Keputusan Tinggalkan Chelsea

Felix menilai keputusan meninggalkan Chelsea dilandasi keinginannya untuk mendapatkan waktu bermain yang lebih konsisten. Ia merasa langkah tersebut penting demi perkembangan kariernya.

Setelah kesulitan menembus tim utama di Premier League, Felix memilih mencari lingkungan yang memberinya kepercayaan penuh. Hal itu terbukti berdampak positif terhadap performanya.

"Saya melakukan apa yang perlu saya lakukan untuk karier saya. Waktu saya di Chelsea menyenangkan, itu klub besar," ujar Felix.

"Saya merasa baik di sana. Saya pindah karena ingin bermain lebih sering. Kepindahan itu positif, saya bahagia dan menikmati sepak bola," lanjutnya.

Performa Meningkat di Al Nassr

Sejak bergabung dengan Al Nassr, Felix tampil impresif dengan torehan gol dan assist yang signifikan. Ia juga mendapatkan peran yang lebih sesuai dengan karakter permainannya.

Kondisi ini membuatnya lebih percaya diri dan mampu menunjukkan kualitas terbaik di lapangan. Ia menilai sistem permainan tim sangat mendukung performanya.

"Saya bermain secara reguler dan mendapatkan banyak menit bermain. Saya bermain di posisi alami saya, tempat saya bersinar di Benfica," kata Felix.

"Saya memiliki kepercayaan diri penuh pada diri saya sendiri, terutama ketika bermain di posisi saya," lanjutnya.

Target Juara dan Konsistensi Tim

Felix juga mengungkapkan ambisinya membawa Al Nassr meraih gelar juara liga musim ini. Ia optimistis timnya mampu mempertahankan posisi puncak hingga akhir musim.

Dengan delapan pertandingan tersisa, persaingan masih terbuka, tetapi Al Nassr berada di jalur yang tepat. Felix menekankan pentingnya menjaga konsistensi.

"Kami menjalani musim yang fantastis. Saya berharap bisa memenangkan liga, kami sudah dekat dengan itu," ujar Felix.

"Kami masih memiliki delapan pertandingan tersisa dan berada di posisi pertama," tambahnya.

Tanggapi Kritik terhadap Liga Arab Saudi

Felix turut menanggapi anggapan mengenai level kompetitif liga yang ia jalani saat ini. Ia menilai persaingan tetap ketat meski ada perbedaan kualitas antar tim.

Menurutnya, banyak pertandingan berjalan seimbang dan penuh tantangan. Hal ini membuktikan bahwa kompetisi tetap menarik.

"Apakah liga ini lebih atau kurang kompetitif tergantung pada liga yang dibandingkan," ujar Felix.

"Selain tiga atau empat tim di dasar klasemen, pertandingan lainnya berlangsung seimbang dan ada empat tim yang bersaing memperebutkan gelar," pungkasnya.

Sumber: FotMob

Persaingan Sengit di Liga Inggris

Nasib Gattuso Usai Italia Gagal ke Piala Dunia 2026: Dipertahankan atau Diganti?

Read Entire Article
Bisnis | Football |