Liputan6.com, Jakarta - Legenda Chelsea, John Terry, akhirnya angkat bicara menanggapi kritik sebagian suporter yang meragukan kelayakannya untuk menjadi manajer The Blues. Mantan kapten ikonik itu merasa penilaian tersebut tidak adil, terutama jika hanya menyoroti minimnya pengalaman dirinya sebagai pelatih kepala.
Isu ini mencuat di tengah situasi internal Chelsea yang kembali bergejolak. Enzo Maresca resmi meninggalkan klub pada Hari Tahun Baru setelah hubungannya dengan jajaran dewan BlueCo, termasuk Todd Boehly dan Behdad Eghbali, dikabarkan memanas. Kepergian Maresca membuat Chelsea bergerak cepat mencari pengganti.
Nama Liam Rosenior disebut-sebut menjadi kandidat terkuat untuk mengisi kursi panas di Stamford Bridge. Saat ini, Rosenior menangani Strasbourg, klub Prancis yang juga berada di bawah naungan kepemilikan yang sama dengan Chelsea. Namun, wacana tersebut memicu perdebatan di kalangan suporter.
Balasan John Terry
Melalui kanal Chelsea Fan TV, perbedaan pendapat terlihat jelas. Sebagian fans mempertanyakan pilihan manajemen, sementara yang lain justru mengusulkan solusi alternatif. Seorang pendukung bernama Steve secara terbuka menyarankan agar John Terry ditunjuk sebagai manajer interim hingga akhir musim.
Usulan itu langsung menuai reaksi keras. Banyak yang menilai Terry belum cukup berpengalaman, mengingat rekam jejaknya baru sebatas asisten manajer di Aston Villa. Namun, kritik tersebut tidak dibiarkan begitu saja oleh pemilik lima gelar Liga Inggris bersama Chelsea itu.
Di kolom komentar, Terry dengan tegas membela diri. Ia menekankan bahwa dirinya memiliki kualifikasi yang memadai dan pengalaman yang relevan di level tertinggi sepak bola Inggris.
“Saya punya semua kualifikasi yang dibutuhkan. Selain itu, tidak ada seorang pun di dunia ini yang lebih ‘Chelsea’ daripada saya,” tulis Terry menanggapi salah satu komentar.
Dalam balasan lain, Terry merinci pengalamannya selama tiga tahun menjadi bagian staf pelatih Aston Villa di Premier League. Menurutnya, menyebut dirinya tidak memenuhi syarat adalah anggapan yang keliru.
“Kalau Chelsea ingin kembali ke puncak, tentu dibutuhkan manajer top dan itu mungkin menyingkirkan saya. Tapi tolong jangan bilang saya tidak punya kualifikasi,” tegasnya.
Halaman berikutnya
John Terry bukan sosok sembarangan dalam sejarah Chelsea. Ia mengangkat trofi Liga Champions 2012 dan menjadi simbol kejayaan klub sebelum dilepas pada 2017. Setelah semusim bermain di Aston Villa, ia memutuskan pensiun dan beralih ke dunia kepelatihan sebagai asisten Dean Smith, peran yang dijalaninya selama tiga musim. Meski sempat kembali ke Chelsea untuk membantu pembinaan akademi, Terry sebelumnya mengaku sempat kehilangan motivasi untuk mengejar karier sebagai manajer. Dalam wawancara terdahulu, ia menyebut proses mencari pekerjaan sebagai pelatih kepala jauh lebih sulit dari yang dibayangkan. Ia mengaku frustrasi karena meski memiliki pengalaman promosi ke Premier League dan jam terbang panjang sebagai kapten di level klub serta tim nasional Inggris, kesempatan melatih di level League One pun tak kunjung datang. “Ketika melihat beberapa orang yang sekarang jadi manajer, itu benar-benar membuat saya heran,” ungkap Terry kala itu. Kini, di tengah situasi transisi Chelsea, nama John Terry kembali mencuat. Meski kecil kemungkinan ia ditunjuk sebagai manajer, respons kerasnya terhadap kritik menunjukkan satu hal: sang legenda merasa dirinya pantas mendapat penghormatan, setidaknya dalam hal kualifikasi dan dedikasi terhadap klub yang telah membesarkan namanya. Sumber: Instagram

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456778/original/094390500_1766970452-AP25361556305033.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4143844/original/011441300_1662050078-000_9WA9JV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517094/original/052353500_1772401761-AP26060565442759.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518217/original/094462600_1772491969-AP26061752164255.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518233/original/023333600_1772493586-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5135123/original/029242800_1739743262-guglielmo-vicario-to_5176828.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4797373/original/019000400_1712510711-6_AP24098568895855.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5322252/original/039243200_1755738000-taa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518208/original/073899800_1772490671-000_99NA3M6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517093/original/081831600_1772400168-francisco-conceicao-juventus-mencetak-gol-serie-a-as-roma.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518234/original/088963000_1772493586-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364450/original/049240400_1759113678-allano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418036/original/067990600_1763563261-chema-andres-stuttgart.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518229/original/044588800_1772493583-1.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5361596/original/000746300_1758788384-eliano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439892/original/057085000_1765411943-Ketua_Bidang_Ketenagakerjaan_Asosiasi_Pengusaha_Indonesia__Apindo__Bob_Azam-1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5001181/original/090178400_1731373008-Pekerja_di_kebun_kelapa_sawit_sedang_memuat_TBS_ke_atas_truk__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432516/original/073839000_1764810828-AP25337701874227.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5106243/original/021351500_1737600451-IMG-20250123-WA0003.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5285267/original/086412000_1752663311-20250716-Inflasi-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432343/original/_-_Gregory_S._Widjaja_dan_Teresa_Wibowo__Direktur_PT_Aspirasi_Hidup_Indonesia_Tbk__bersama_perwakilan_Pemerintah_Kota_Jakarta_Barat__saat_simbolisasi_AZKO_Berbagi_Cahaya_untuk_Warga_Kembangan_Sela.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5442493/original/086892300_1765540230-20251212BL_Timnas_Indonesia_U-22_Vs_Myanmar_SEA_Games_2025-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5422001/original/013196600_1763966343-inter_vs_milan_2025-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4544916/original/073192300_1692571729-AP23232705384145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5420990/original/096741500_1763861245-liverpool.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425687/original/015827900_1764234657-AP25330795389555.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428542/original/053185900_1764544104-WhatsApp_Image_2025-12-01_at_00.38.43__1_.jpeg)
