Jude Bellingham Dicadangkan Lawan Mallorca? Ini Dilema yang Dihadapi Lini Tengah Real Madrid

3 weeks ago 17

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid menghadapi dilema menarik jelang pekan ke-30 La Liga musim 2025/2026. Jude Bellingham sudah pulih, tetapi belum tentu kembali sebagai starter.

Laga tandang ke markas Mallorca, Sabtu (4/4) malam WIB, menjadi ujian bagi keputusan taktis pelatih Alvaro Arbeloa. Stabilitas tim menjadi pertimbangan utama.

Menurut laporan AS, Bellingham tidak diproyeksikan tampil sejak menit awal. Bahkan, peluangnya menjadi starter di Liga Champions melawan Bayern Munich juga disebut sangat kecil.

Situasi ini memunculkan pertanyaan. Mengapa pemain yang sudah dinyatakan fit justru tidak langsung dimainkan?

Jawabannya terletak pada perbedaan antara kondisi medis dan kebugaran kompetitif. Bellingham memang tersedia, tetapi belum mencapai level optimal.

Pemulihan Bellingham dan Pendekatan Hati-hati Madrid

Real Madrid mengambil pendekatan konservatif terhadap kondisi Bellingham. Klub tidak ingin mengambil risiko kambuhnya cedera.

Gelandang asal Inggris itu baru saja pulih dari cedera otot. Tepatnya robekan pada otot kaki kiri yang dialami awal tahun ini.

Selama jeda internasional, ia tetap bergabung dengan Timnas Inggris di London. Namun, ia tidak dimainkan dalam satu pertandingan pun.

Keputusan tersebut jelas strategis. Madrid ingin memastikan pemulihan berjalan sempurna sebelum memberinya beban pertandingan penuh.

Sejauh ini, kontribusi Bellingham masih terbatas. Ia baru bermain selama 17 menit sejak kembali ke skuad.

Lini Tengah Stabil, Pitarch Jadi Faktor Kunci

Absennya Bellingham justru membuka peluang bagi pemain lain. Real Madrid menemukan keseimbangan baru di lini tengah.

Federico Valverde tetap menjadi motor di sisi kanan. Aurelien Tchouameni menjaga kedalaman sebagai jangkar utama.

Menariknya, nama Thiago Pitarch mencuri perhatian. Pemain 18 tahun itu memberikan dampak signifikan dalam struktur permainan tim.

Arda Guler juga memainkan peran penting di sisi kiri. Kombinasi ini membuat Arbeloa enggan melakukan perubahan besar.

Dalam konteks ini, mencadangkan Bellingham bukan keputusan kontroversial. Ini adalah langkah logis untuk menjaga ritme dan keseimbangan tim.

Madrid memahami bahwa Bellingham adalah aset jangka panjang. Karena itu, mereka memilih menunggu momen yang tepat untuk mengembalikannya sebagai starter.

Sumber: MadridUniversal

Phil Foden Terancam Tergusur, Harvey Barnes Siap Rebut Tempat di Skuad Timnas Inggris!

Read Entire Article
Bisnis | Football |