Juventus dan Opsi Transfer Bek Tengah: Senesi Sulit, Target Beralih ke Pemain Arsenal

8 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Juventus kembali menghidupkan opsi transfer bek tengah setelah peluang merekrut Marcos Senesi dari Bournemouth hampir tertutup. Klub asal Turin itu kini mengalihkan perhatian ke nama lama dalam daftar incaran mereka.

Langkah ini menjadi respons cepat manajemen dalam menyusun ulang rencana lini belakang untuk musim depan. Kebutuhan akan tambahan bek dinilai krusial demi menjaga stabilitas skuad.

Situasi pasar yang terus bergerak membuat Juventus harus fleksibel dalam menentukan target. Fokus kini tertuju pada pemain yang realistis didatangkan dalam waktu dekat.

Senesi Menjauh dari Juventus

Perburuan Juventus terhadap Senesi sudah berlangsung selama beberapa bulan terakhir. Bek milik Bournemouth itu dianggap cocok untuk memperkuat sistem permainan tim.

Namun, persaingan dari klub-klub Liga Inggris membuat peluang Juventus semakin tipis. Chelsea dan Tottenham Hotspur berada di posisi terdepan dalam perebutan tanda tangan pemain Argentina tersebut.

Selain itu, Manchester United juga ikut memantau situasi Senesi. Kondisi ini membuat Juventus hampir pasti mundur dari perburuan.

Alternatif Mahal: Antonio Rudiger

Juventus sempat mempertimbangkan opsi lain seperti Antonio Rudiger dari Real Madrid. Bek asal Jerman itu berstatus mendekati akhir kontrak dan berpotensi tersedia.

Meski demikian, biaya yang diperlukan dinilai terlalu tinggi bagi Juventus. Gaji besar serta biaya tambahan lain berpotensi melampaui batas anggaran klub.

Kondisi ini membuat manajemen harus berpikir realistis dalam memilih target. Klub lebih condong mencari pemain dengan nilai ekonomis yang seimbang.

Jakub Kiwior Masuk Radar Lagi

Nama Jakub Kiwior kembali muncul sebagai solusi potensial bagi Juventus. Bek asal Polandia itu sebelumnya sudah lama dipantau sejak tampil impresif di Liga Italia bersama Spezia.

Saat ini, Kiwior masih terikat dengan Arsenal, tapi tengah menjalani masa peminjaman di Porto. Klub Portugal tersebut memiliki kewajiban untuk mempermanenkan transfernya.

Porto diperkirakan akan mengeluarkan sekitar €25 juta (sekitar Rp500 miliar) untuk Kiwior, termasuk biaya pinjaman dan transfer. Dengan tambahan bonus, harga jualnya bisa melampaui €30 juta (sekitar Rp600 miliar).

Musim ini, Kiwior tampil konsisten dengan 32 penampilan di semua kompetisi. Ia juga mencatatkan dua assist, menunjukkan kontribusi stabil di lini belakang.

Hubungan baik antara Juventus dan Porto menjadi faktor penting dalam potensi negosiasi. Kolaborasi transfer sebelumnya membuka peluang kesepakatan baru di musim panas mendatang.

Sumber: juvefc

Klasemen Serie A/Liga Italia

Como Kalah Dramatis dari Inter, Fabregas Tetap Bangga!

Read Entire Article
Bisnis | Football |