Kalah Banding, Eks Ibu Negara Korsel Malah Ditambah Masa Hukuman Bui

15 hours ago 10

Jakarta, CNN Indonesia --

Pengadilan banding Korea Selatan memperberat hukuman korupsi mantan ibu negara Kim Keon Hee menjadi empat tahun penjara setelah dinyatakan bersalah atas manipulasi saham dan suap, Selasa (28/4).

Istri mantan presiden Yoon Suk Yeol yang dimakzulkan dan dipenjara itu sebelumnya dijatuhi hukuman 20 bulan penjara dalam sidang tingkat pertama pada Januari atas kasus suap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun saat itu ia dibebaskan dari dakwaan manipulasi harga saham dan sejumlah tuduhan lainnya.

Kim lalu mengajukan banding dengan harapan dapat membersihkan namanya. Sementara itu, jaksa juga mengajukan banding karena menilai hukuman terlalu ringan dan putusan bebas tersebut keliru.

Pada Selasa, Pengadilan Tinggi Seoul membatalkan putusan bebas atas kasus manipulasi saham dan tetap mempertahankan vonis korupsi sebelumnya, sehingga hukumannya jauh lebih berat.

"Pengadilan menjatuhkan hukuman empat tahun penjara kepada terdakwa dan denda 50 juta won (sekitar Rp587 juta)," kata pengadilan dalam putusan yang disiarkan televisi Korsel seperti dikutip AFP.

Pengadilan menyatakan Kim bersalah memanipulasi harga saham Deutsch Motors, dealer mobil Korea Selatan, yang disebut sebagai "aksi perdagangan kolusif yang merupakan manipulasi pasar."

"Terdakwa tampaknya turut berpartisipasi dalam tindakan tersebut," ujar hakim saat membatalkan putusan bebasnya.

Kim, yang hadir di pengadilan mengenakan masker putih, menundukkan kepala saat putusan dibacakan.

Pengadilan juga menilai perempuan berusia 53 tahun itu "gagal mengakui kesalahannya dan justru terus mencari alasan."

Akibat penerimaan suap tersebut, lanjut pengadilan, "kepercayaan publik terhadap transparansi urusan negara dan pelaksanaan kebijakan nasional yang adil telah dirusak."

Meski begitu, hakim menyebut tidak ada catatan kriminal sebelumnya menjadi salah satu pertimbangan dalam penjatuhan hukuman.

Sementara itu, pengacara Kim mengatakan kepada AFP bahwa kliennya itu akan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung.

(rds/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Bisnis | Football |