Kapal Tanker Meledak di Perairan Kuwait, Minyak Tumpah ke Laut

2 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Sebuah kapal tanker dihantam "ledakan besar" di perairan lepas pantai Kuwait pada Kamis (5/3).

Operasi Perdagangan Maritim Britania Raya (UKMTO) mengatakan ledakan tanker tersebut menyebabkan tumpahan minyak di sekitar lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kapten sebuah kapal tanker yang sedang berlabuh melaporkan telah menyaksikan dan mendengar ledakan besar di sisi kiri kapal, kemudian melihat sebuah kapal kecil meninggalkan area tersebut di lepas pantai Mubarak Al-Kabeer," demikian unggahan UKMTO di X.

"Ada tumpahan minyak di dalam air yang berasal dari tangki kargo, yang dapat berdampak pada lingkungan," lanjut unggahan itu, seperti dikutip AFP.

Ledakan tersebut terjadi kala militer gabungan Israel dan Amerika Serikat meluncurkan serangan ke Iran, yang direspons dengan serangan balasan Iran ke negara Teluk.

Pada Senin (2/3) sirene serangan udara meraung di sejumlah titik di Kuwait, usai sistem pertahanan udara mencegat sebagian besar serangan drone.

Serangan juga terjadi saat Iran menyatakan telah menutup Selat Hormuz, dan akan membakar siapa saja yang mencoba melintas di perairan vital tersebut.

"Selat telah ditutup. Siapapun yang mencoba melintas, IRGC dan angkatan laut reguler (Iran) akan membakar kapal-kapal tersebut," kata penasihat senior Korps IRGC Iran Ebrahim Jabari dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Al Jazeera.

Jabari menambahkan tak akan ada setetes minyak pun yang dibiarkan Iran keluar dari kawasan. Langkah ini dilakukan agar AS kesulitan mendapat minyak dari wilayah Teluk.

"Kami juga akan menyerang jalur pipa minyak dan tidak akan membiarkan setetes pun minyak keluar dari wilayah ini. Harga minyak akan mencapai 200 dolar AS dalam beberapa hari mendatang," ucap Jabari.

(dna)

Read Entire Article
Bisnis | Football |