Kylian Mbappe Minta Fans Real Madrid Kritik Tim, Bukan Vinicius dan Bellingham

1 month ago 25

Liputan6.com, Jakarta - Kylian Mbappe angkat bicara setelah Real Madrid mendapat tekanan keras dari suporternya di Santiago Bernabeu. Penyerang asal Prancis itu meminta kritik diarahkan kepada tim, bukan kepada individu seperti Vinicius Junior dan Jude Bellingham.

Suporter Madrid meluapkan kekecewaan sepanjang kemenangan 2-0 atas Levante di LaLiga. Reaksi tersebut muncul setelah kekalahan di final Piala Super Spanyol dan tersingkir dari Copa del Rey.

Vinicius dan Bellingham menjadi sasaran siulan paling keras dari tribun penonton. Sebagian suporter juga meneriakkan seruan agar presiden klub Florentino Perez mundur dari jabatannya.

Mbappe berbicara dalam konferensi pers jelang laga Liga Champions melawan AS Monaco. Ia menegaskan bahwa seluruh pemain bertanggung jawab atas situasi yang dialami tim, bukan hanya satu atau dua nama saja.

Minta Kritik Ditujukan untuk Seluruh Tim

Suporter Real Madrid menunjukkan kekecewaan sepanjang laga melawan Levante setelah dua kegagalan besar di ajang domestik. Siulan terdengar hampir di setiap sentuhan Vinicius Junior dan Jude Bellingham.

Mbappe memahami kemarahan publik, tetapi menilai cara menyampaikan kritik perlu lebih adil. Ia menegaskan tanggung jawab hasil buruk bukan hanya berada di pundak satu atau dua pemain.

“Saya memahami para penggemar, tetapi satu hal yang tidak saya sukai adalah jika mereka bersiul, mereka seharusnya bersiul kepada seluruh tim,” ujar Kylian Mbappe.

“Mereka tidak seharusnya hanya menyasar satu pemain. Ini kesalahan seluruh tim, para penggemar Madrid tidak melawan kami, mereka hanya marah dan itu wajar,” sambung Mbappe.

Bela Vinicius di Tengah Musim Sulit

Vinicius Junior menjalani musim berat dengan performa menurun dan spekulasi masa depan yang terus bergulir. Situasi itu diperparah konflik terbuka dengan Xabi Alonso saat ditarik keluar di laga El Clasico.

Mbappe menilai tekanan yang diterima rekan setimnya terlalu besar dan tidak sepenuhnya adil. Ia menegaskan masalah performa adalah tanggung jawab kolektif seluruh tim.

“Ini bukan kesalahan Vini jika kami tidak bermain baik. Jika mereka ingin bersiul, biarkan mereka bersiul kepada seluruh tim,” kata Kylian Mbappe.

“Saya sangat menyayanginya, kami sebagai tim harus melindunginya lebih baik. Dia harus tahu bahwa dia tidak akan pernah sendirian di Real Madrid,” tutur Mbappe.

Lanjut baca

Pergantian Xabi Alonso dari kursi pelatih memicu banyak spekulasi soal kondisi ruang ganti. Laporan menyebut beberapa pemain tidak sepenuhnya yakin dengan pendekatan mantan pelatih tersebut. Mbappe menolak anggapan bahwa Alonso gagal bersama Madrid. Ia menilai keputusan klub harus dihormati tanpa memperbesar rumor yang berkembang. “Mengatakan Xabi tidak sukses di Real Madrid itu tidak benar. Dia pergi sebelum semuanya diputuskan,” ucap Mbappe. “Ada banyak hal yang dikatakan tidak benar, tugas kami adalah diam dan membuktikannya di lapangan,” imbuh Mbappe.

Read Entire Article
Bisnis | Football |