Legenda Arsenal, Thierry Henry Akui Beri Nasihat Brutal ke Bukayo Saka, Mentalnya Kini Berubah Total

1 month ago 24

Liputan6.com, Jakarta - Legenda Arsenal, Thierry Henry, mengungkap peran pentingnya di balik perkembangan pesat Bukayo Saka. Dalam sebuah percakapan pribadi melalui sambungan telepon, Henry mengaku menyampaikan sejumlah kebenaran pahit kepada sang winger, nasihat yang kemudian diyakini ikut membentuk mentalitas Saka hingga menjadi pilar utama The Gunners saat ini.

Bukayo Saka merupakan produk akademi Arsenal yang menembus tim utama sejak 2018. Meski masih berusia muda, kontribusinya sudah luar biasa.

Pemain sayap timnas Inggris itu kini mendekati angka 300 penampilan bersama Arsenal, dengan catatan 78 gol di semua kompetisi. Di level internasional, Saka telah mengoleksi 48 caps bersama Inggris dan mencetak 14 gol.

Henry menuturkan bahwa hubungannya dengan Saka lebih dari sekadar legenda dan junior. Ia menyebut Saka seperti adik sendiri dan menekankan pentingnya kejujuran dalam memberi masukan kepada pemain muda.

“Saya selalu percaya, kalau berbicara dengan pemain, kejujuran adalah kunci. Saya tidak pernah menutup-nutupi sesuatu. Saya sangat jujur, bahkan bisa dibilang brutal,” ujar Henry dalam wawancaranya bersama Betway.

Bocoran Henry

Meski enggan membeberkan detail isi pembicaraan mereka, mantan striker Arsenal itu memastikan bahwa diskusi tersebut menyentuh aspek kehidupan, sepak bola, hingga mentalitas sebagai pemenang.

Henry juga menyoroti bagaimana kontribusi Saka di lapangan kerap tidak sepenuhnya tercermin dalam statistik. Menurutnya, angka hanyalah sebagian kecil dari cerita besar tentang dampak sang pemain.

“Statistik tidak selalu menjelaskan segalanya. Bukayo itu pemain yang naik-turun membantu tim, bertahan, menyerang balik, dan terus meminta bola. Dia sering dijatuhkan lawan, tapi bangkit lagi dan terus bermain,” kata Henry.

Ia bahkan membandingkan Saka dengan legenda Barcelona, Andres Iniesta, yang dinilai tak bisa diukur hanya lewat jumlah gol atau assist. Bagi Henry, Saka memberikan fleksibilitas luar biasa bagi pelatih, termasuk saat dipercaya bermain sebagai wing-back di ajang Euro.

“Coba sebutkan winger top lain yang mau bermain sebagai wing-back dan bertahan seperti dia. Tidak banyak,” tambahnya.

Mata Saka Berubah

Yang paling menarik, Henry menilai perubahan terbesar Saka bukan pada teknik, melainkan pada sorot matanya. Menurutnya, ada pergeseran mentalitas yang menandai kedewasaan sang pemain.

“Matanya berubah. Saat seorang pemain punya tatapan itu, semuanya sudah selesai. Dulu orang bilang Bukayo itu ‘anak baik’. Di lapangan, saya tidak suka itu. Pemenang tidak harus baik. Mereka ingin menang,” tegas Henry.

Dengan konsistensi performa bersama Arsenal dan Inggris dalam beberapa musim terakhir, Bukayo Saka kini tak lagi sekadar talenta muda potensial. Ia telah menjelma menjadi simbol mental juara, sebuah transformasi yang, menurut Henry, berawal dari kejujuran yang tak selalu manis untuk didengar.

Sumber: Betway

Klasemen Liga Inggris 2025/2026

Lanjut Baca:

Tempat Menonton Persija Jakarta vs Madura United, Jumat 23 Januari 2026

Read Entire Article
Bisnis | Football |