Man City vs Chelsea: Berakhir Imbang 1-1, Arsenal Tersenyum Lebar

1 month ago 23

Liputan6.com, Jakarta - Hasil Man City vs Chelsea menguntungkan Arsenal. Manchester City sebenarnya tampil sangat meyakinkan saat menjamu Chelsea, namun hasil akhir pada laga di Stadion Etihad, Senin (05/01/2026) dini hari WIB ini justru menghadirkan kejutan lain dalam perebutan gelar Liga Primer Inggris.

Man City harus puas bermain imbang 1-1 setelah gol telat Enzo Fernandez menggagalkan kemenangan yang sudah di depan mata. Padahal, sejak menit awal The Citizens benar-benar menguasai permainan, apalagi dengan kembalinya Rodri sebagai starter untuk pertama kalinya sejak Oktober.

Chelsea yang datang tanpa manajer utama tampak tertekan hampir sepanjang laga. Namun kegagalan Man City mengunci pertandingan membuat Arsenal kini unggul enam poin di puncak klasemen, sebuah keuntungan besar di fase krusial musim ini.

Legenda MU, Liverpool dan Timnas Inggris, Michael Owen, memprediksi calon juara Liga Inggris musim ini. Namun yang menarik, tidak ada nama Manchester City dalam prediksi peraih Ballon d’Or itu.

Rodri Bangkit, Reijnders Juga Kembali Jadi Pembeda

Babak pertama menjadi panggung dominasi Man City. Rodri tampil seperti metronom yang mengatur segalanya, membuat aliran bola tim asuhan Pep Guardiola nyaris tanpa hambatan, setiap umpannya menghasilkan permainan positif.

Dukungan Tijjani Reijnders semakin memperkuat lini tengah, dan gelandang asal Belanda itu kembali membuktikan ketajamannya. Gol Man City lahir dari momen brilian Reijnders yang berputar melewati tiga bek Chelsea sebelum melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang.

The Citizens seharusnya unggul lebih jauh, terutama setelah Erling Haaland sempat membentur tiang dan Phil Foden membuang peluang emas.

Chelsea Bertahan Mati-Matian, Tunggu Momen Terakhir

Meski ditekan habis-habisan, Chelsea sesekali memberi peringatan lewat serangan balik. Gianluigi Donnarumma harus tetap waspada, terutama di babak kedua saat Chelsea mulai lebih berani keluar menyerang.

Man City gagal belajar dari peringatan itu. Absennya dua bek utama akibat cedera, Josko Gvardiol dan Ruben Dias, perlahan terasa dampaknya. Pertahanan The Citizens mulai goyah di menit-menit akhir, tepat ketika fokus dan konsentrasi sangat dibutuhkan. Kekacauan di kotak penalti akhirnya terjadi, membuka celah yang fatal bagi tuan rumah.

Gol Enzo Fernandez Ubah Peta Persaingan Gelar

Petaka bagi Man City datang di menit ke-94. Enzo Fernandez memanfaatkan kelengahan lini belakang tuan rumah untuk mencetak gol penyama kedudukan, sekaligus membungkam Etihad. Gol itu terasa seperti kekalahan bagi The Citizens, mengingat dominasi yang mereka tampilkan sepanjang laga.

Guardiola tak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya, meski sulit menyalahkan taktik secara keseluruhan. Hasil ini bukan hanya merugikan Man City, tapi juga memberi napas lega bagi Arsenal yang kini semakin nyaman di puncak. Di tengah performa apik mereka, satu momen kecil cukup untuk mengubah arah perburuan gelar.

Dimas Satria Nugroho, ThomasTim Redaksi

Share

Read Entire Article
Bisnis | Football |