Manchester United Terus Ganti Pelatih, Wes Brown Punya Nama Impian Kelas Dunia

2 days ago 23

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United kembali berada di fase transisi yang familiar bagi para pendukungnya. Pergantian pelatih yang terus berulang membuat Old Trafford kembali mencari sosok yang tepat untuk masa depan.

Setelah era Ruben Amorim berakhir penuh gejolak, United kembali menatap musim dengan ketidakpastian di bangku cadangan. Michael Carrick memang mampu menghadirkan stabilitas sementara, tetapi statusnya belum menjawab kebutuhan jangka panjang.

Situasi ini membuat spekulasi soal pelatih baru kembali menguat di sekitar klub. Nama-nama besar pun mulai dikaitkan, seiring harapan untuk menghentikan siklus pergantian manajer.

Di tengah kondisi tersebut, pandangan dari mantan pemain United ikut mencuri perhatian. Wes Brown mengungkap satu sosok yang menurutnya bisa menjadi jawaban atas kegelisahan klub.

Brown Memimpikan Zidane di Old Trafford

Wes Brown menilai Manchester United membutuhkan figur dengan aura besar untuk memimpin ruang ganti. Menurutnya, pengalaman dan reputasi global sangat dibutuhkan untuk mengembalikan wibawa klub.

Nama Zinedine Zidane pun muncul sebagai sosok ideal di mata Brown. Mantan pelatih Real Madrid itu dinilai memiliki kepribadian yang mampu menyatukan pemain dan klub.

Zidane sendiri telah lama menganggur sejak meninggalkan Real Madrid pada 2021. Meski menolak banyak tawaran klub top Eropa, daya tarik Premier League dianggap bisa menjadi tantangan baru baginya.

“United telah memiliki begitu banyak manajer ternama sehingga sulit,” jelas Brown, seperti dikutip dari Goal. “Saya akan memasukkan Zinedine Zidane ke sana. Saya akan sangat menyukainya. Tapi sekali lagi, ini tentang kepribadian.”

Kendala Pelatih Asing di Inggris Menurut Wes Brown

Di balik kekagumannya pada Zidane, Brown tetap mengingatkan soal tantangan besar melatih di Inggris. Adaptasi terhadap Premier League sering kali menjadi batu sandungan bagi pelatih asing.

Brown mencontohkan pengalaman Manchester United dengan pelatih-pelatih sebelumnya. Erik ten Hag dan Ruben Amorim sama-sama kesulitan menjaga konsistensi dan keharmonisan internal klub.

Menurut Brown, konflik dan ketidakjelasan struktur menjadi masalah yang tidak boleh terulang. Ia menilai klub harus memastikan keselarasan sejak hari pertama pelatih baru bekerja.

“Apakah akan berhasil mendatangkan seseorang yang belum pernah bekerja di Premier League? Saya pikir itu juga pertanyaan besar,” kata Brown.

“Anda tidak ingin berada dalam posisi yang sama seperti saat kami mendatangkan Erik ten Hag atau Ruben Amorim. Anda tidak bisa terus-menerus berselisih di tengah jalan. Harus jelas sejak hari pertama bagaimana situasinya, bagaimana pengaturannya, dan saya pikir itu sangat penting ke depannya," tegasnya.

(Goal)

Prediksi Sassuolo vs Inter Milan: Semangat Menembus Tembok Jay Idzes dkk

Read Entire Article
Bisnis | Football |