Mimpi Juventus Rekrut Bernardo Silva Memudar Tanpa Liga Champions

3 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Juventus menghadapi tantangan besar dalam upaya mendatangkan Bernardo Silva pada bursa transfer musim panas nanti. Kans klub asal Turin itu untuk merekrut playmaker Manchester City tersebut semakin kecil setelah situasi mereka terkait Liga Champions belum menemui kepastian. Kondisi ini membuat proyek ambisius Bianconeri berada di ujung kegagalan.

Raksasa Serie A itu diperkirakan gagal tampil di Liga Champions musim 2025/2026. Situasi tersebut datang di saat yang kurang tepat karena mereka masih berjibaku pada fase akhir kompetisi domestik. Dampaknya, posisi Juventus di mata para pemain top Eropa ikut melemah. Hal itu diungkapkan dalam laporan La Gazzetta dello Sport.

Sebelumnya, Juventus sempat disebut sebagai kandidat terkuat untuk mendapatkan tanda tangan Silva. Akan tetapi, status sang pemain yang bakal tersedia secara gratis justru membuka peluang bagi banyak klub lain untuk ikut bersaing. Manchester City sendiri dikabarkan telah memastikan perpisahan dengan pemain asal Portugal itu ketika kontraknya berakhir pada penghujung Juni nanti.

Silva akan mengakhiri perjalanan panjangnya bersama The Citizens setelah sembilan musim membela klub tersebut. Dalam kurun waktu itu, ia sukses mempersembahkan enam trofi Premier League untuk Manchester City.

Hambatan Besar Juventus

Persaingan mendapatkan Silva makin sulit setelah muncul kabar mengenai tuntutan kontraknya. Super agen Jorge Mendes diklaim meminta kesepakatan berdurasi tiga musim bagi kliennya. Tak hanya itu, pihak Silva juga menginginkan bayaran lebih dari 10 juta euro setiap musim.

Permintaan tersebut jelas menjadi beban berat bagi Juventus. Tanpa pemasukan dari kompetisi Liga Champions, kondisi keuangan klub dinilai belum cukup stabil untuk mengakomodasi angka sebesar itu. Faktor finansial akhirnya menjadi kendala utama dalam proses negosiasi.

Sementara itu, Atletico Madrid mulai berada di posisi yang menguntungkan dalam perburuan ini. Tim besutan Diego Simeone telah memastikan tempat di Liga Champions musim depan. Keadaan tersebut memberi keuntungan besar dibanding Juventus.

Selain faktor kompetisi, lokasi geografis juga dianggap memengaruhi keputusan Silva. Madrid dinilai lebih dekat dengan Portugal dibandingkan Turin. Kedekatan dengan keluarga kabarnya menjadi pertimbangan penting bagi sang gelandang.

Dengan peluang merekrut Silva yang semakin menipis, Juventus mulai menyusun alternatif lain di pasar transfer. Manajemen klub kini mengarahkan perhatian pada beberapa pemain berbeda untuk memperkuat sektor tengah. Langkah itu dilakukan agar rencana pembentukan skuad tetap berjalan sesuai target. Menariknya, dua nama yang kini masuk daftar incaran punya hubungan dengan AC Milan. Keduanya dianggap mampu menjadi solusi untuk kebutuhan tim musim depan. Juventus pun mulai memantau perkembangan situasi masing-masing pemain. Tijjani Reijnders disebut menjadi salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan. Gelandang asal Belanda itu dikabarkan mulai kehilangan posisi penting dalam proyek Manchester City di Etihad Stadium. Juventus melihat kondisi tersebut sebagai kesempatan untuk membuka komunikasi. Selain Reijnders, nama Brahim Diaz kembali muncul dalam radar transfer Bianconeri. Pemain Real Madrid itu sebelumnya sempat tampil impresif ketika menjalani masa peminjaman bersama AC Milan. Aktivitas Juventus pada bursa transfer musim panas mendatang diyakini bakal menentukan arah kekuatan tim mereka untuk musim berikutnya.

Read Entire Article
Bisnis | Football |