Misi Emosional Kai Havertz di Rumah Lamanya

6 days ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Bayer Leverkusen vs Arsenal menjadi salah satu pertandingan menarik pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025-2026. Duel ini digelar Kamis, 12 Maret 2026 pukul 00.45 WIB di rumah lama Kai Havertz, BayArena.

Pertandingan Leverkusen vs Arsenal juga menghadirkan cerita emosional bagi Havertz. Penyerang Arsenal itu kembali ke stadion yang pernah menjadi rumahnya selama satu dekade.

Havertz memulai karier profesional bersama Bayer Leverkusen sebelum melanjutkan perjalanan di Inggris. Kini, ia datang sebagai pemain Arsenal dengan satu tujuan utama, membawa timnya pulang dengan kemenangan.

Kembalinya Havertz ke BayArena

Kai Havertz mengaku merasakan suasana yang sangat familiar saat kembali ke Leverkusen. Banyak wajah yang ia kenal masih berada di klub yang membesarkan namanya.

“Itu luar biasa bisa kembali ke Leverkusen. Saya melihat banyak wajah yang familiar,” kata Havertz. “Rasanya seperti kemarin saya berada di sini, padahal sudah enam tahun berlalu.”

Havertz menghabiskan sepuluh tahun di klub tersebut sebelum hengkang. Meski penuh kenangan, fokus utamanya tetap membantu Arsenal meraih hasil positif.

“Saya berada di sini untuk memenangkan pertandingan bersama Arsenal dan pulang dengan kemenangan,” ujar Havertz. Ia juga mendapat dukungan langsung dari keluarganya yang datang dari Inggris.

“Istri dan anak saya datang dari Inggris. Keluarga saya akan berada di stadion,” lanjutnya.

Namun, Havertz memahami bahwa pertandingan ini tidak akan mudah. Ia mengenal betul kualitas Leverkusen karena pernah menjadi bagian penting dari tim tersebut.

“Saya tahu sendiri betapa sulit mengalahkan Leverkusen. Mereka adalah tim yang sangat bagus,” kata Havertz.

Arsenal Waspadai Kejutan Leverkusen

Arsenal datang dengan kepercayaan diri tinggi ke pertandingan Leverkusen vs Arsenal. The Gunners mencatat rekor sempurna pada fase liga Liga Champions dengan delapan kemenangan.

Namun, perjalanan Leverkusen menuju babak 16 besar juga tidak bisa dianggap ringan. Mereka menyingkirkan Olympiakos di play-off fase gugur dengan agregat meyakinkan.

Performa para pemain kunci dapat menjadi faktor penting bagi tuan rumah. Alejandro Grimaldo, Patrik Schick, dan Ibrahim Maza berpotensi memberikan ancaman serius bagi Arsenal.

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengingatkan bahwa Liga Champions sering ditentukan oleh detail kecil di lapangan. Ia menilai konsistensi menjadi kunci untuk melangkah jauh di kompetisi ini.

“Ini sepak bola, dan Anda harus terus membuktikan diri,” kata Arteta. “Liga Champions ditentukan pada hari pertandingan, ketika momen penentu membuat perbedaan.”

Arteta juga menegaskan bahwa fase gugur tidak memberi ruang untuk kesalahan. Setiap pertandingan memiliki bobot besar bagi perjalanan tim di turnamen ini.

“Pada paruh kedua musim ini tidak ada margin untuk kesalahan,” ujar Arteta. Pertandingan Leverkusen vs Arsenal pun diperkirakan berjalan ketat sejak menit pertama.

Sumber: UEFA.com

Nego Alot, Liverpool Bakal Berpisah dengan Ibrahima Konate?

Read Entire Article
Bisnis | Football |