Mohamed Salah Bakal Angkat Kaki dari Liverpool, Jamie Carragher: Tak Ada yang Tak Tergantikan!

7 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Kepergian Mohamed Salah dari Liverpool menjadi akhir dari era yang penuh kejayaan di Anfield. Selama sembilan tahun, sang penyerang Mesir menjelma sebagai salah satu ikon terbesar dalam sejarah klub.

Didatangkan dari AS Roma pada 2017, Salah langsung menjadi mesin gol utama dan sosok penting dalam kebangkitan Liverpool. Ia menjadi bagian vital dalam era sukses di bawah Jurgen Klopp.

Prestasinya tak main-main, mulai dari dua gelar Premier League hingga trofi Liga Champions berhasil ia persembahkan. Salah juga turut membawa Liverpool meraih Piala FA, dua Piala Liga, dan sejumlah trofi lainnya.

Musim terbaiknya bahkan datang belum lama ini, saat ia mencetak 29 gol di Premier League dan membawa The Reds menyamai rekor 20 gelar liga. Namun, performanya mulai menurun drastis pada musim 2025/26, dengan hanya lima gol sejauh ini.

Momen Pengumuman Dinilai Sudah Tepat

Eks bek Liverpool, Jamie Carragher, ikut angkat bicara terkait keputusan Salah meninggalkan klub. Ia menilai momen pengumuman kepergian tersebut dilakukan dengan sangat cerdas oleh sang pemain.

Carragher melihat bahwa keputusan itu memberikan kejelasan lebih awal bagi semua pihak. Hal ini juga membantu klub dan fans mempersiapkan perpisahan dengan lebih baik.

Meski demikian, ia juga mengakui bahwa keputusan tersebut sebenarnya bisa diambil lebih cepat. Menurutnya, ada momentum yang lebih ideal untuk mengakhiri kisah indah itu.

"Waktu pengumuman hari Selasa (waktu setempat) menurut saya sangat tepat dan cerdas. Pasti akan ada anggapan retrospektif bahwa keputusan itu terlambat setahun, dan akan lebih baik bagi semua pihak jika ia memilih untuk berpisah ketika klub memenangkan trofi Liga Premier Mei lalu," tulis Carragher di kolomnya untuk The Telegraph.

Dari Legenda ke Bagian Keluarga Besar

Carragher juga menyoroti bagaimana perjalanan Salah di Liverpool akan membawanya ke fase baru dalam hidupnya. Ia menilai sang pemain akan segera memahami perspektif sebagai mantan pemain klub.

Menurutnya, status legenda tidak akan hilang meski sudah meninggalkan Anfield. Justru, hubungan emosional dengan klub akan semakin kuat setelah pensiun.

Ia menambahkan bahwa para mantan pemain biasanya tetap memiliki keterikatan mendalam dengan Liverpool. Hal ini membuat mereka selalu merasa menjadi bagian dari keluarga besar klub.

"Sebagai mantan pemain Liverpool, ia akan segera menganggap tempat di mana ia mengukir namanya – seperti saya – sebagai bagian dari keluarga besarnya. Ia akan memahami sudut pandang saya jika atau ketika ada yang mengkritik Liverpool di masa depan," tutur Carragher.

Read Entire Article
Bisnis | Football |