Mohamed Salah Cabut dari Liverpool, Dua Raksasa Eropa Langsung Mendekat

3 weeks ago 23

Liputan6.com, Jakarta - Masa depan Mohamed Salah mendadak menjadi teka-teki besar setelah ia mengumumkan bakal meninggalkan Liverpool. Keputusan itu langsung memicu gelombang spekulasi soal destinasi berikutnya bagi sang bintang.

Dalam beberapa hari terakhir, rumor terus bermunculan terkait klub yang siap menampung pemain asal Mesir tersebut. Banyak pihak meyakini Salah masih ingin bermain di level tertinggi meski usianya kini sudah menginjak 33 tahun.

Situasi semakin menarik karena sejumlah liga top dunia disebut sudah mulai mendekat. Dari Eropa hingga Timur Tengah, nama Salah menjadi incaran panas di bursa transfer mendatang.

Di tengah ketidakpastian itu, pernyataan dari tokoh sepak bola Mesir justru semakin memanaskan spekulasi. Klaim terbaru menyebutkan bahwa dua raksasa Eropa sudah lebih dulu mengajukan tawaran serius.

Mohamed Salah Jadi Rebutan Elite Eropa

Kabar mengejutkan datang dari Ibrahim Hassan yang menyebut Salah tidak kekurangan peminat di Eropa. Pria yang merupakan direktur Timnas Mesir itu mengklaim ada dua klub besar yang sudah bergerak cepat.

Menurut Hassan, PSG dan Bayern Munich menjadi dua tim yang paling serius mengincar tanda tangan Salah. Keduanya juga dikenal sebagai kandidat kuat juara Liga Champions musim ini.

Tak hanya itu, klub-klub dari Italia juga disebut ikut memantau situasi sang winger. Hal ini semakin mempertegas bahwa kualitas Salah masih sangat dihargai di level tertinggi sepak bola Eropa.

Hassan pun secara terbuka berharap Salah tetap melanjutkan kariernya di benua biru. "Saya telah mendengar tawaran dari Paris Saint-Germain, Bayern Munich, dan klub-klub dari Italia," ungkapnya, pada On Sport, via Sportbible.

MLS Bukan Pilihan, Salah Dinilai Akan Kehilangan Sorotan

Di tengah rumor kepindahan ke luar Eropa, liga Amerika Serikat sempat disebut sebagai salah satu opsi. Namun, Hassan menilai langkah tersebut bukan keputusan yang tepat untuk pemain sekelas Salah.

Menurutnya, bermain di MLS justru akan membuat eks pemain AS Roma itu kehilangan sorotan dunia. Padahal, Salah masih dianggap mampu bersaing di level tertinggi.

Ia juga menyoroti bagaimana eksposur pemain bisa menurun drastis jika memilih jalur tersebut. Hal ini menjadi alasan kuat mengapa ia menyarankan Salah tetap bertahan di Eropa.

"Pindah ke MLS? Ia akan terlalu jauh dari sorotan. Anda tidak akan mengingatnya lebih dari saya mengingat Lionel Messi sekarang. Saya bahkan tidak menontonnya.”

Arab Saudi Jadi Opsi Realistis Jika Tinggalkan Eropa

Meski berharap Salah bertahan di Eropa, Hassan tidak menutup kemungkinan opsi lain. Ia menyebut Saudi Pro League bisa menjadi destinasi yang masuk akal jika tawaran Eropa tidak sesuai harapan.

Dalam beberapa tahun terakhir, klub-klub Arab Saudi memang agresif merekrut pemain top dunia. Kehadiran nama besar seperti Cristiano Ronaldo menjadi bukti ambisi mereka.

Dengan daya tarik finansial yang besar, peluang Salah merapat ke Timur Tengah tetap terbuka lebar. Terlebih, usianya kini memasuki fase akhir karier puncak.

"Jika ia tidak menerima tawaran dari Eropa, maka pindah ke liga Saudi akan menjadi pilihan yang baik, terutama dengan nama-nama besar seperti Cristiano [Ronaldo]," cetus Ibrahim Hassan.

(Sportbible)

Juventus Makin Tertarik pada Gelandang MU Ini, Segera Kirim Scout Untuk Pantau Langsung Performanya

Read Entire Article
Bisnis | Football |