Mohamed Salah Diprediksi Bisa Jadi Mega Bintang Seperti Lionel Messi di MLS

1 day ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Vladimir Smicer angkat bicara soal masa depan Mohamed Salah yang akan meninggalkan Liverpool pada akhir musim. Ia menilai sang pemain punya peluang besar untuk tetap bersinar di klub barunya.

Salah dipastikan tidak akan melanjutkan kariernya di Anfield setelah musim ini berakhir. Dalam laga melawan Paris Saint-Germain, ia bahkan tidak dimainkan oleh pelatih Arne Slot.

Pemain berusia 33 tahun itu disebut-sebut akan melanjutkan karier ke MLS atau Liga Arab Saudi. Kedua kompetisi tersebut dianggap sebagai tujuan realistis di fase akhir kariernya.

Smicer pun memberikan pandangannya terkait pilihan tersebut. Ia menilai Salah sebaiknya mempertimbangkan untuk mengikuti jejak Lionel Messi ke Amerika Serikat.

Salah Bisa Jadi Mega Bintang di MLS

Smicer melihat MLS sebagai kompetisi yang terus berkembang dan memiliki potensi besar. Ia menilai atmosfer sepak bola di Amerika Serikat kini semakin menarik perhatian.

Menurutnya, Salah akan mendapatkan sambutan luar biasa jika memilih bermain di sana. Bahkan, ia yakin popularitas Salah bisa menyamai pemain besar dunia.

"Salah ke MLS atau Arab Saudi? Itu tergantung budaya mana yang ingin dia pilih, tetapi dia akan dicintai di mana pun," ujar Smicer.

"Saya pikir di Amerika, sepak bola sedang berkembang. Stadion mulai penuh dan atmosfernya bagus. Jika saya berada di posisinya, saya akan pergi ke Amerika," lanjut Smicer.

Seperti Lionel Messi Jika Bermain di Amerika

Smicer menilai MLS bisa menjadi tempat yang tepat bagi Salah untuk mencapai status bintang besar. Ia bahkan membandingkannya dengan Lionel Messi yang lebih dulu bermain di sana.

Menurutnya, kepindahan ke Amerika Serikat akan membuat Salah menjadi pusat perhatian. Hal itu diyakini akan berdampak besar pada popularitasnya.

"Namun di Amerika, dia akan menjadi mega bintang seperti Lionel Messi," ujar Smicer.

"Kita lihat saja keputusan apa yang akan dia ambil. Mungkin saja dia bisa mengejutkan kita dan tetap bertahan di Eropa, kita tidak pernah tahu," sambung Smicer.

Kehilangan Rekan Berpengaruh di Liverpool

Smicer juga menyinggung faktor lain yang memengaruhi performa Salah musim ini. Ia menilai absennya Trent Alexander-Arnold berdampak besar terhadap permainan sang winger.

Menurutnya, kerja sama keduanya di sisi kanan selama ini sangat penting. Tanpa kombinasi tersebut, Salah dinilai tidak tampil senyaman sebelumnya. "Saya pikir salah satu alasan besar mengapa musim ini tidak berjalan baik adalah karena dia kehilangan Trent Alexander-Arnold sebagai bek kanan," ujar Smicer. "Dia bisa bermain bersamanya dengan mata tertutup karena mereka saling memahami di lapangan. Musim ini dia bermain dengan Conor Bradley, Jeremie Frimpong, dan terkadang Dominik Szoboszlai, itu tidak nyaman baginya," tambah Smicer.

Read Entire Article
Bisnis | Football |