Mohamed Salah Dipuji Josep Guardiola Jelang Duel Man City vs Liverpool: Salah Satu yang Terhebat!

5 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Pertemuan antara Liverpool dan Manchester City kali ini terasa berbeda dari biasanya. Laga panas di FA Cup tersebut dipastikan akan menjadi salah satu momen terakhir Mohamed Salah menghadapi The Citizens.

Salah akan menjalani tur perpisahan bersama Liverpool setelah memastikan dirinya akan hengkang pada akhir musim nanti. Keputusan itu membuat setiap laga yang ia jalani kini terasa lebih emosional, termasuk duel melawan rival berat seperti Man City.

Dengan sisa maksimal 15 pertandingan, setiap penampilan Salah kini menjadi sorotan besar publik. Apalagi, laga perempat final Piala FA kontra Man City diyakini akan menjadi salah satu panggung terakhirnya di level tertinggi bersama The Reds.

Di tengah tensi tinggi jelang pertandingan, pelatih Pep Guardiola justru memberikan penghormatan khusus kepada sang bintang Liverpool. Ucapan Guardiola pun langsung mencuri perhatian karena sarat makna.

Bukan Sekadar Lawan, Guardiola Akui Kehebatan Salah

Rekam jejak Mohamed Salah saat menghadapi Manchester City memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Pemain asal Mesir itu tercatat sudah mencetak 13 gol dan delapan assist dalam 25 pertemuan melawan tim asuhan Guardiola.

Catatan tersebut menjadikan Salah sebagai salah satu pemain paling berbahaya yang pernah dihadapi Man City. Konsistensi performanya dalam laga-laga besar menjadi bukti kualitas kelas dunia yang ia miliki.

Guardiola pun tidak ragu mengakui betapa besar pengaruh Salah selama ini, baik untuk Liverpool maupun kompetisi secara keseluruhan. Ia menilai kontribusi sang winger jauh melampaui sekadar statistik di atas lapangan.

"Tentu saja. Salah satu yang terhebat. Angka-angkanya, konsistensinya, pemain yang luar biasa. Manusia yang luar biasa," seru Guardiola, seperti dikutip dari Goal.

Layak Dapat Penghormatan, Guardiola Angkat Topi

Bagi Guardiola, kepergian Salah dari sepak bola Inggris akan menjadi kehilangan besar. Ia menilai pemain berusia 30-an itu telah meninggalkan jejak yang sulit tergantikan di Premier League.

Salah tidak hanya menjadi ikon bagi Liverpool, tetapi juga simbol kualitas dan konsistensi di kompetisi paling ketat di dunia. Perannya dalam meningkatkan daya saing liga juga diakui oleh banyak pihak.

Guardiola bahkan menyebut momen ini sebagai waktu yang tepat untuk memberikan penghormatan kepada Salah. Ia percaya sang pemain pantas mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya dari semua kalangan.

“Gol, assist, benar-benar legenda, tentu saja untuk Liverpool Football Club tetapi juga untuk Premier League, atas semua yang telah ia lakukan. Saya rasa ini momen yang tepat untuk mengucapkan selamat tinggal kepadanya di negara ini," tuturnya.

"Ia pantas mendapatkan pengakuan yang luar biasa atas apa yang telah ia berikan kepada dunia sepak bola, terutama di negara ini," tegas Guardiola.

(Goal)

Ingin Juara Piala Thomas 2026, Indonesia Harus Lakukan Ini

Read Entire Article
Bisnis | Football |