Momen Unik Piala Dunia: Gordon Banks Keracunan, Inggris Kehilangan Takhta

4 days ago 19

Liputan6.com, Jakarta - Piala Dunia selalu menyajikan drama tak terduga, dan salah satu momen paling pahit dalam sejarah turnamen terjadi pada edisi 1970 di Meksiko. Saat itu, timnas Inggris, juara bertahan, harus menghadapi kenyataan pahit ketika kiper andalan, Gordon Banks, tiba-tiba jatuh sakit misterius jelang laga krusial perempat final. Insiden ini tidak hanya mengguncang skuad The Three Lions, tetapi juga memicu berbagai spekulasi yang masih menjadi perbincangan hingga kini.

Peristiwa ini terjadi pada 12 Juni 1970, sehari setelah Inggris memastikan diri lolos ke perempat final dengan mengalahkan Cekoslovakia. Tim mendapatkan waktu istirahat dua hari, yang dimanfaatkan untuk mengunjungi Guadalajara Country Club, sebuah klub golf mewah di dekat hotel mereka. Di sanalah Banks mengalami kejadian yang mengubah jalannya turnamen bagi Inggris.

Kisah Gordon Banks ini menjadi pengingat betapa rapuhnya persiapan sebuah tim di turnamen besar seperti Piala Dunia.

Latar Belakang Insiden Misterius

Pada Jumat, 12 Juni 1970, tim Inggris menikmati waktu luang setelah mengamankan posisi kedua di Grup C. Pelatih Alf Ramsey mengizinkan para pemain untuk bersantai di Guadalajara Country Club, sebuah fasilitas mewah dengan lapangan golf, lapangan tenis, kolam renang, dan bar yang berlokasi tak jauh dari hotel tim. Di klub tersebut, para pemain memesan bir untuk melepas penat.

Gordon Banks, kiper legendaris yang dikenal dengan penyelamatan "abad ini" melawan Pele, juga menerima salah satu bir tersebut. Namun, sekitar setengah jam setelah meminum bir, Banks merasakan sakit yang luar biasa. Dalam otobiografinya, "Banksy", ia menulis bahwa ia tidak ingat apakah botol bir yang disajikan kepadanya dibuka di hadapannya atau tidak, namun ia yakin bahwa rasa sakit yang dideritanya sangat parah.

Insiden ini segera menimbulkan pertanyaan besar di kalangan tim dan publik. Apakah ini hanya keracunan makanan biasa, ataukah ada motif lain di balik sakitnya kiper utama Inggris tersebut? 

Perjalanan Penuh Penderitaan dan Tes Kebugaran Kontroversial

Sebagai runner-up grup, Inggris diwajibkan melakukan perjalanan dari Guadalajara ke Leon untuk menghadapi Jerman Barat di perempat final, sementara pemenang grup tetap di markas awal. Perjalanan ini sendiri menjadi cobaan berat bagi tim, terutama bagi Banks yang sedang sakit. Mereka terpaksa menempuh perjalanan darat selama lima jam dengan bus tanpa pendingin udara, karena landasan pacu bandara Léon dianggap terlalu kecil untuk pesawat mereka.

Selama perjalanan yang melelahkan itu, Banks menderita kram perut parah dan merasa akan muntah, menghabiskan malam sebelumnya dengan tidak nyaman di toilet hotel. Kondisinya sangat lemah, dengan nyeri di anggota badan, kram perut, serta berkeringat dan menggigil hebat. Dokter tim, Neil Phillips, mencatat bahwa Banks sempat membaik dan bebas gejala pada malam dan pagi hari sebelum pertandingan. Namun, tes kebugaran yang dilakukan Alf Ramsey sangatlah ringan, hanya meminta Banks berlari ke pohon terdekat dan menangkap bola yang digulirkan pelan. Banks sendiri merasa heran kapan tes kebugaran sesungguhnya akan dimulai, namun Ramsey menyatakan ia siap bermain. Sayangnya, saat pertemuan tim pra-pertandingan di kamar Ramsey, kram perut Banks kembali parah dan ia pingsan, membuat Dokter Phillips akhirnya memutuskan ia tidak layak bermain.

Read Entire Article
Bisnis | Football |