Liputan6.com, Jakarta - Piala Dunia selalu menyajikan drama dan kejutan yang tak terduga, dan salah satu yang paling membekas terjadi pada edisi 1990. Saat itu, tim nasional Kamerun, yang sama sekali tidak diunggulkan, berhasil menciptakan sejarah dengan mengalahkan juara bertahan Argentina.
Kemenangan epik ini menjadi pembuka turnamen yang tak terlupakan, meninggalkan jejak mendalam dalam memori para penggemar sepak bola.
Pertandingan pembuka Grup B di Milan pada 8 Juni 1990 mempertemukan dua tim dengan status yang sangat kontras. Argentina datang sebagai juara bertahan yang dipimpin oleh megabintang Diego Maradona, sementara Kamerun adalah tim Afrika yang dianggap remeh.
Namun, di hadapan puluhan ribu penonton, Kamerun berhasil menumbangkan raksasa sepak bola dunia dengan skor tipis 1-0.
Kejutan yang Mengguncang Dunia Sepak Bola
Kemenangan Kamerun atas Argentina di Piala Dunia 1990 tercatat sebagai salah satu kejutan terbesar dalam sejarah turnamen. Peristiwa ini disejajarkan dengan momen-momen tak terduga lainnya, seperti kemenangan Amerika Serikat atas Inggris (1950), Korea Utara atas Italia (1966), dan Aljazair atas Jerman Barat (1982). Namun, kisah Kamerun memiliki daya tarik tersendiri karena berhasil menumbangkan juara bertahan yang diperkuat salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Diego Maradona.
Pertandingan tersebut memang tidak sempurna, namun narasinya sangat memukau. Tim juara dunia, yang dipimpin oleh Maradona, dikalahkan oleh tim yang sebagian besar pemainnya adalah "journeymen" dari divisi bawah liga Prancis, atau bahkan beberapa di antaranya sudah tidak aktif bermain di level tinggi. Momen ini membuktikan bahwa dalam sepak bola, nama besar dan reputasi tidak selalu menjamin kemenangan.
Dampak Kemenangan dan Reaksi Dunia
Dalam kurun waktu 90 menit pertandingan, sepak bola Afrika berhasil mendapatkan kredibilitas yang sebelumnya diragukan. Kemenangan ini mengubah pandangan yang sebelumnya meremehkan tim-tim Afrika, yang seringkali dikaitkan dengan hal-hal non-teknis. Sejak saat itu, tim-tim Afrika mulai dipandang sebagai kekuatan yang patut diperhitungkan di kancah internasional.
Hasil pertandingan ini dirayakan secara luas, tidak hanya di Kamerun, tetapi juga di seluruh benua Afrika dan bahkan di luar itu. Pesta spontan meletus di jalan-jalan Kamerun, menunjukkan betapa besar arti kemenangan tersebut bagi rakyatnya.
Gol kemenangan Kamerun dicetak oleh François Omam-Biyik melalui sundulan pada menit ke-67. Gol ini tercipta setelah ia menerima umpan dari Cyrille Makanaky. Omam-Biyik melompat sangat tinggi, sementara penjaganya, Nestor Sensini, ragu-ragu. Bola sundulannya meluncur rendah ke arah gawang, dan kiper Argentina Nery Pumpido, juara Piala Dunia 1986, secara tidak terduga gagal mengamankan bola sehingga masuk ke gawangnya sendiri. Pertandingan ini juga diwarnai dengan drama kartu merah. Kamerun harus bermain dengan sembilan pemain setelah André Kana-Biyik dan Benjamin Massing diusir wasit. Kartu merah pertama diberikan kepada André Kana-Biyik karena pelanggaran terhadap Claudio Caniggia. Kartu merah kedua diberikan kepada Benjamin Massing karena tekel kerasnya terhadap Caniggia, yang membuatnya kehilangan sepatunya dan pantas mendapatkan kartu merah. Meskipun demikian, Diego Maradona mengakui keunggulan Kamerun. "Saya tidak bisa membantah, dan saya tidak bisa membuat alasan. Jika Kamerun menang, itu karena mereka adalah tim terbaik," kata Maradona. Kiper Argentina, Nery Pumpido, yang melakukan blunder gol, kemudian mengalami cedera di pertandingan berikutnya, mengakhiri karier internasionalnya. Penggantinya, Sergio Goycochea, tampil cemerlang di sisa turnamen.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5567714/original/076792800_1777323262-AP26117741218486.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5567962/original/087444800_1777346646-carrick.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1674249/original/ab8f1092c2ecd431974844f631355cb4-049758400_1502300359-000_OP5LR.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5201806/original/018009600_1745835599-JYT_9740.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568072/original/004110500_1777349008-bruno_fernandes_man_united_brentford_ap_dave_thompson.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556342/original/001108600_1776241693-PSG.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5342603/original/068582000_1757396190-AP25248015186096.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5567977/original/013597300_1777346851-kobbie_mainoo_mikkel_damsgaard_MU_brentford_ap_dave_thompson.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564420/original/004586000_1776939924-Luis_Enrique.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566205/original/032272900_1777127438-bruno.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5549444/original/029414300_1775619583-Bayern_s_head_coach_Vincent_Kompany.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4180900/original/087464900_1664924129-Liga_Champions_Liverpool_vs_Rangers-AP__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490030/original/007555100_1769968312-Michael_Carrick.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363038/original/063723400_1758879718-MU.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5462321/original/071729400_1767538193-000_89KQ3FX.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5567741/original/003747100_1777331693-IMG-20260427-WA0147.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5445062/original/016041100_1765800488-voli_1-06.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5421127/original/086143000_1763875799-persebaya_2.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5361596/original/000746300_1758788384-eliano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473020/original/097246400_1768383522-1000205954.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494532/original/088044000_1770295769-0L5A4471.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4156441/original/068897800_1663062670-Emas5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482252/original/052974900_1769168891-publikasi_1769163600_69734b50b3a7d.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3149800/original/042221500_1591853664-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467577/original/035269700_1767923184-AP26008792900594.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468956/original/040478600_1768038807-Al-Nassr_Cristiano_Ronaldo-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479679/original/084946100_1768985177-WhatsApp_Image_2026-01-21_at_15.06.31.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5283039/original/033440500_1752499728-000_36WX98V.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5483248/original/002237600_1769348730-alwi_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484453/original/024648100_1769429500-tom4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4702242/original/020445800_1703907385-000_349828W.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3291093/original/097460500_1604903000-20201109-Donald-Trump-Kalah-Pilpres-AS_-Rupiah-Menguat-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482923/original/084488100_1769287691-virgil_van_dijk_semangat_bournemouth_liverpool_ap_ian_walton.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5325417/original/070038100_1755978346-AP25235673218519.jpg)