Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mendapat laporan mengenai penghematan dari pemangkasan jumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Prabowo menyebut, ada penghematan hingga Rp 50 triliun setelah 250 BUMN dikonsolidasi.
Prabowo mengakui, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) telah mampu memangkas 250 BUMN dari total 1.077 entitas. Hal tersebut langsung berpengaruh pada biaya yang dikeluarkan, termasuk gaji direksi hingga komisaris.
"Mereka (Danantara) laporan, dengan ditutupnya 250 BUMN overhead biaya rutin yang bisa diselamatkan adalah Rp 50 triliun, Rp 50 triliun, gaji direksi, gaji komisaris, sewa gedung, bayar listrik, bayar transport, bayar ini, rapat kerja, Rp 50 triliun," ungkap Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7/2026).
Diketahui, 250 BUMN tersebut dipangkas melalui proses konsolidasi seperti merger. Langkah strategis tersebut dilakukan Danantara dalam kurun waktu sekitar 18 bulan.
Kepala Negara memprediksi bahwa penghematan akan bertambah hingga akhir 2026 mendatang. Perkiraannya, penghematan bisa tercapai hingga Rp 80 triliun seiring pengurangan BUMN lainnya.
"Desember 31 (2026) saya kira ini mungkin angka penghematan bisa naik, bisa, bisa, bisa mendekati Rp 70-Rp 80 triliun. Saya terima kasih dari pimpinan Danantara," sebutnya.
250 BUMN Dipangkas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302345/original/035584600_1784541943-Screenshot_2026-07-20_at_15.42.02.jpg)
Perbesar
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto membanggakan capaian efisiensi dari perusahaan pelat merah. Salah satu setelah berhasil mengurangi sekitar 250 BUMN dalam kurun waktu sekitar satu tahun terakhir.
Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026).
Mulanya dia kaget mengetahui jumlah BUMN yang mencapai 1.077 entitas. "Dari 1.077 di akhir bulan ini di akhir 31 Juli mereka sudah menutup, mengonsolidasikan, mem-merger sehingga dari 1.077 berkurang 250 BUMN," kata Prabowo dan Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7/2026).
Prabowo kemudian membandingkan capaian ini dengan negara lain. Dia meminta Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan hingga pihak lainnya untuk mengecek negara mana yang mampu memangkas 250 BUMN-nya dalam waktu satu tahun.
"Saya kira, maaf ya, mungkin Ketua DEN Pak Luhut dan bisa di cek di dunia, mana ada negara yang menutup state owned enterprises 250 dalam satu tahun," terangnya.
Prabowo Sempat Kaget
Prabowo mengisahkan sempat dibuat kaget dengan banyaknya jumlah perusahaan BUMN. Sebelumnya, dia mengira kalau jumlah BUMN hanya berkisar 300-350 entitas.
"Saya masuk kabinet sebelum ini kabinetnya Presiden Joko Widodo, saya mengikuti tapi saya belum menguasai angka-angka, saya sendiri mengira bahwa jumlah BUMN itu berkisar antara 300 sampai 350," ujar dia.
Namun, dia langsung kaget ketika mendapat laporan kalau jumlah BUMN sebeanarnya mencapao 1.077 entitas. "Saya kaget, waktu saya jadi Presiden saya diberi laporan BUMN itu jumlahnya 1.077 dan ini harus kita cek lagi ada BUMN yang bikin anak perusahaan, dia bikin lagi cucu perusahaan, dia bikin lagi cicit perusahaan," ungkapnya.
"Dan saya terima kasih, saya bangga pimpinan daripada Danantara dalam tahun pertama, 18 bulan pertama susah berhasil mengurangi jumlah tersebut," imbuh Kepala Negara.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4013694/original/080364800_1651632347-000_329D9VK.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562282/original/003523000_1776823938-Rosan_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292184/original/051444300_1783587540-IMG-20260709-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7674053/original/072525200_1780468810-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4881567/original/061423100_1719967228-fotor-ai-2024070373734.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9302235/original/005037200_1784537483-1000382590.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9295803/original/073496000_1783947875-Menko_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-13_Juli_2026a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5567598/original/019487400_1777291586-Foto_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9302469/original/095731900_1784553667-Foto_1__3_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9302436/original/044831300_1784549450-Menteri_Koordinator__Menko__Bidang_Infrastruktur_dan_Pembangunan_Kewilayahan_Agus_Harimurti_Yudhoyono__AHY_-20_Juli_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9288861/original/080436300_1783338022-Menteri_Perumahan_dan_Kawasan_Permukiman__PKP__Maruarar_Sirait-6_Juli_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3337097/original/098406000_1609328704-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8788495/original/004267100_1782897588-herlambang-tinasih-gusti-iBZP_xb1-34-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523300/original/073953200_1772800710-IMG_0778.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8308685/original/012790900_1782174775-WhatsApp_Image_2026-06-22_at_19.58.42_1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4955210/original/084692100_1727494685-82edf2ca-5bb6-416f-821b-6a8cf9dcabef.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5029976/original/069564300_1732949914-Screenshot_2024-11-30_135440.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6843528/original/072960200_1779629425-1000324590.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9298937/original/083194800_1784187585-IMG_1980.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536057/original/087901500_1774235435-manchester_city_vs_Arsenal-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555739/original/056117800_1776213813-5.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560933/original/088200900_1776731974-WhatsApp_Image_2026-04-20_at_15.07.03.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560905/original/019311600_1776725194-20260420_174400.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553294/original/001238200_1775928032-mikel_arteta_arsenal_bournemouth_ap_dave_shopland.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370975/original/007032600_1759611794-real_madrid_vs_villarreal_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559698/original/045930200_1776610483-mohamed-salah-liverpool-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2849793/original/011745700_1562754395-20190710-Rupiah-Stagnan-Terhadap-Dolar-AS6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560954/original/028950200_1776732944-AP26108524647906.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541806/original/020142900_1774918571-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531431/original/019405300_1773589357-000_A3CF2CW.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/135133/original/img_fifa-021210.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5172592/original/009955900_1742775107-turki.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5541730/original/008563700_1774880362-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563386/original/026686800_1776861153-AMBIENCE-1514.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551676/original/045695900_1775734474-1000285337.jpg)