Perang Timteng Makin Panas, Kemlu Akan Evakuasi 32 WNI dari Iran

1 hour ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Luar Negeri akan mengevakuasi 32 warga negara Indonesia (WNI) dari Iran saat Timur Tengah membara imbas serangan Amerika Serikat dan Israel ke Teheran.

Plt Direktur Pelindungan WNI Kemlu Heni Hamidah menyampaikan jumlah itu saat konferensi pers di Gedung Palapa, Kemlu, pada Jumat (6/3). Dia menekankan evakuasi akan berlanjut berdasarkan penilaian dan perkembangan situasi di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada 32. Ini baru mulai kan, jadi mungkin, mungkin masih akan kita lihat lagi. Jadi untuk sementara ini 32 orang," kata Heni.

Lebih lanjut, Heni mengatakan evakuasi WNI di Iran akan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama evakuasi bakal melalui Azerbaijan, dan untuk jalur-jalurnya bakal dilihat sesuai kondisi di lapangan dan akan ditentukan perwakilan RI di KBRI Teheran serta KBRI Azerbaijan.

Dia juga menjelaskan untuk rencana evakuasi selanjutnya akan diputuskan pemerintah setelah melalui berbagai pertimbangan keamanan dan aspek-aspek lain termasuk penilaian dari KBRI Tehran.

[Gambas:Video CNN]

"KBRI Tehran juga akan terus melakukan engagement dan outreach dengan para WNI yang masih ada di wilayah Tehran baik WNI yang tinggal menetap di sana maupun WNI yang kebetulan sedang berada di wilayah Iran saat ini," ujar Heni.

Saat ini, ada 329 WNI di Iran dan mayoritas berada di Kota Qom. Sebagian besar warga Indonesia itu juga merupakan pelajar atau mahasiswa/mahasiswi.

KBRI, lanjut Heni, akan terus beroperasi guna memberi bantuan keperluan kepada seluruh WNI yang masih berada di Iran.

Dalam beberapa hari terakhir, Iran bergejolak usai Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan brutal ke negara tersebut pada 28 Februari.

Serangan tersebut menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, Menteri Pertahanan, hingga Panglima Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Akibat gempuran itu pula, lebih dari 1.000 warga di Iran tewas.

Di hari yang sama saat AS-Israel menyerang, Iran langsung meluncurkan balasan. Respons mereka kian intensif usai Khamenei resmi dinyatakan meninggal.

Iran menargetkan Israel dan aset-aset militer yang Amerika Serikat yang ada di Timur Tengah.

(isa/rds)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Bisnis | Football |