Prediksi Norwegia vs Senegal: Singa Teranga Ancam Viking

2 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Norwegia berpotensi mengamankan tempat di babak 32 besar Piala Dunia 2026 saat menghadapi Senegal di East Rutherford, Selasa (23/6/2026) pukul 07.00 WIB.

Saat ini, Norwegia memimpin Grup I setelah meraih kemenangan telak di pertandingan perdana. Kendati demikian, Senegal diprediksi akan memberikan perlawanan sengit, mengingat mereka sempat menyulitkan Prancis di laga sebelumnya, meski akhirnya kalah.

Performa Norwegia dalam kualifikasi Piala Dunia sangat impresif, dengan memenangkan seluruh delapan pertandingan. Di laga pembuka putaran final, mereka sukses menundukkan Irak dengan skor 4-1.

Di sisi lain, Senegal menghadapi tantangan berat untuk menghindari empat pertandingan tanpa kemenangan secara beruntun. Kekalahan dari Prancis di pertandingan pertama menempatkan mereka dalam posisi yang kurang menguntungkan.

Dominasi Norwegia di Awal Turnamen

Pesta gol Norwegia ke gawang Irak pada pertandingan pertama Piala Dunia 2026 menjadi sorotan. Penyerang andalan Erling Haaland langsung mencetak dua gol di babak pertama pada debutnya di ajang Piala Dunia. Gol-gol lainnya disumbangkan oleh sundulan Leo Ostigard dan gol bunuh diri Aymen Hussein, memastikan kemenangan 4-1.

Kemenangan telak ini tidak hanya memperkuat posisi Norwegia di puncak Grup I berkat selisih gol yang sedikit lebih baik dari Prancis, tetapi juga meningkatkan moral tim. Sebelumnya, Norwegia sempat kehilangan arah setelah mencatat rekor kualifikasi 100%, hanya memenangkan satu dari empat pertandingan persahabatan pemanasan terakhir mereka.

Dengan kemenangan di babak kedua nanti, Norwegia akan memastikan diri lolos ke babak 32 besar, terlepas dari hasil pertandingan antara Prancis dan Irak. Meskipun demikian, tim asuhan Stale Solbakken ini hanya mencatat satu clean sheet dalam tujuh pertandingan terakhir di semua turnamen, bahkan kebobolan setidaknya satu gol dalam tiga laga terakhir mereka. Namun, rekor tak terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir tetap menjadi catatan positif.

Perjuangan Senegal dan Potensi Bintang Muda

Senegal harus menelan kekalahan di pertandingan pertama melawan Prancis. Dalam laga tersebut, Kylian Mbappe mencetak dua gol dan Bradley Barcola menambah satu gol untuk Prancis. Senegal hanya mampu membalas melalui gol Ibrahim Mbaye.

Pelatih kepala Senegal, Pape Thiaw, yang merupakan bagian dari tim Senegal yang mengalahkan Prancis 1-0 di Piala Dunia 2002 sebagai pemain pengganti yang tidak digunakan, kini menghadapi dilema seleksi di lini serang. Jika Senegal kalah dari Norwegia dan Prancis berhasil meraih setidaknya satu poin dari Irak, maka Senegal akan finis di posisi ketiga terbaik.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Ibrahim Mbaye, yang baru berusia 18 tahun, menjadi pencetak gol termuda Afrika di Piala Dunia berkat golnya ke gawang Prancis. Penampilannya yang menonjol dengan dribbling dan kecepatan dari area sayap membuatnya menjadi pemain yang patut diperhatikan, bahkan berpotensi menjadi starter menggantikan Ismaila Sarr. Singa Teranga sendiri memiliki peringkat FIFA 14 dan telah berpartisipasi empat kali di Piala Dunia, dengan hasil terbaik mencapai perempat final. Sebelumnya, Senegal juga kalah 3-2 dalam pertandingan persahabatan melawan Amerika Serikat, diikuti hasil imbang tanpa gol dengan Arab Saudi. Ini berarti mereka berisiko mengalami empat pertandingan tanpa kemenangan untuk pertama kalinya sejak Juni 2018. Satu-satunya pertemuan head-to-head Senegal dengan Norwegia terjadi pada tahun 2006 dalam laga persahabatan, di mana Senegal menang 2-1 berkat gol Moussa Ndiaye dan Babacar M'Baye Gueye.

Read Entire Article
Bisnis | Football |