Presiden FIGC Minta Gattuso dan Buffon Bertahan di Timnas Italia usai Gagal ke Piala Dunia

3 weeks ago 20

Liputan6.com, Jakarta - Presiden FIGC Gabriele Gravina menyampaikan sikapnya setelah timnas Italia kembali gagal lolos ke Piala Dunia. Ia memastikan telah meminta Gennaro Gattuso dan Gianluigi Buffon untuk tetap berada dalam staf tim nasional.

Italia mengalami hasil mengecewakan usai bermain imbang melawan Bosnia dan Herzegovina sebelum kalah dalam adu penalti. Situasi tersebut memicu berbagai reaksi, termasuk desakan agar Gravina mundur dari jabatannya.

Dalam pertandingan itu, Italia sempat unggul melalui Moise Kean sebelum kehilangan Alessandro Bastoni akibat kartu merah. Bosnia kemudian menyamakan kedudukan lewat Haris Tabakovic dan bertahan hingga babak adu penalti.

Kegagalan tersebut menjadi pukulan besar bagi Italia yang kembali absen dari Piala Dunia. Gravina pun angkat bicara terkait kondisi tim dan masa depannya sebagai Presiden FIGC.

Kondisi Tim dan Dukungan untuk Gattuso

Gravina menilai situasi yang dialami tim cukup jelas terlihat setelah hasil pertandingan tersebut. Ia tetap memberikan apresiasi kepada para pemain yang dinilai menunjukkan perkembangan.

Selain itu, Gravina juga menegaskan dukungannya kepada Gattuso dan Buffon untuk tetap melanjutkan peran mereka di timnas Italia. Ia menilai keduanya masih penting dalam proyek tim ke depan.

"Perasaan kami cukup jelas terlihat, terutama melihat bagaimana hasil itu terjadi," ujar Gravina.

"Izinkan saya memberi pujian kepada para pemain, yang telah berkembang pesat dalam beberapa bulan terakhir. Kami ingin memberikan kebahagiaan kepada para penggemar, dan saya ingin memuji Rino Gattuso. Dia adalah pelatih hebat, saya memintanya untuk tetap bertahan bersama Gigi Buffon dalam menangani tim ini," lanjut Gravina.

Respons Soal Desakan Mundur

Gravina juga menanggapi kritik dan desakan agar dirinya mundur dari jabatan Presiden FIGC. Ia menyatakan bahwa evaluasi akan dilakukan melalui mekanisme yang tepat.

Ia memastikan akan menggelar pertemuan untuk membahas situasi yang ada. Keputusan lebih lanjut akan diambil setelah diskusi mendalam dilakukan.

"Ada Dewan Federasi, saya sudah memutuskan untuk mengadakan pertemuan minggu depan, dan saat itulah akan ada evaluasi," kata Gravina.

"Saya memahami bahwa orang-orang akan meminta saya untuk mundur, tetapi ada situasi yang tepat untuk melakukan itu. Minggu depan kami akan membuat refleksi yang jauh lebih mendalam mengenai situasi ini, karena pertanyaan yang Anda ajukan memerlukan tempat yang tepat untuk dijawab. FIGC harus memutuskan bagaimana memilih dan membangun timnya," tegas Gravina.

Sorotan Keputusan Wasit

Selain hasil pertandingan, Gravina juga menyinggung sejumlah keputusan wasit yang dianggap membingungkan. Ia menilai ada beberapa momen yang seharusnya mendapat perhatian lebih lanjut.

Beberapa insiden, termasuk kartu merah dan situasi lain di lapangan, menjadi bahan perbincangan di media Italia. Gravina mengakui adanya keraguan terhadap penerapan aturan dalam laga tersebut.

"Ada beberapa keputusan dan penerapan aturan yang membuat kami agak bingung," ungkap Gravina.

"Ada beberapa insiden yang seharusnya memerlukan penyelidikan lebih lanjut," pungkas Gravina.

Sumber: Football Italia

Argentina vs Zambia: Lionel Messi Main dan Cetak Gol, Tango Menang Telak

Read Entire Article
Bisnis | Football |