Proyek Mahal Ruben Amorim di MU: Habis Rp6,30 Triliun, Bertahan Cuma 14 Bulan

1 month ago 29

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United kembali menelan pil pahit dari keputusan di kursi manajer. Proyek Ruben Amorim resmi berakhir setelah hanya berjalan 14 bulan di Old Trafford.

Keputusan memecat pelatih asal Portugal itu bukan sekadar soal teknis di lapangan. Ada konsekuensi finansial besar yang harus ditanggung Setan Merah.

Dalam kurun waktu singkat, Manchester United menggelontorkan dana masif demi mendukung proyek Amorim. Namun, hasilnya jauh dari kata ideal.

Jika dihitung secara menyeluruh, proyek Ruben Amorim disebut menelan biaya hingga £277,35 juta atau sekitar Rp6,30 triliun. Nilai itu mencakup berbagai aspek.

Biaya Fantastis di Balik Penunjukan Amorim

Manchester United harus membayar kompensasi sebesar £9,5 juta kepada Sporting Lisbon saat menunjuk Amorim pada November 2024. Ia didatangkan sebagai pengganti Erik ten Hag.

Selain itu, Amorim menerima gaji sekitar £6,7 juta per tahun di Old Trafford. Kontraknya berlaku hingga akhir musim 2026/2027.

Pemecatan di tengah kontrak membuat MU wajib membayar sisa gaji sang pelatih. Nilainya diperkirakan mencapai £10,05 juta.

Jika digabung dengan gaji yang telah diterima sebelumnya, total biaya personal Amorim mencapai £27,35 juta. Angka itu belum termasuk belanja pemain.

Belanja Pemain Mahal, Hasil Tak Sejalan

Selama Amorim menjabat, Manchester United menghabiskan sekitar £250 juta untuk mendatangkan pemain baru. Dana besar itu ditujukan untuk menyesuaikan skuad dengan filosofi sang pelatih.

Namun, investasi tersebut gagal menghasilkan dampak signifikan. MU justru tampil inkonsisten dan kesulitan bersaing di papan atas Premier League.

Secara total, Amorim memimpin 63 pertandingan di semua kompetisi. Ia hanya mampu meraih 25 kemenangan.

Persentase kemenangannya berada di angka 39,7 persen, terendah bagi manajer MU sejak era Sir Alex Ferguson berakhir. Sebuah catatan yang mempertegas kegagalan proyek mahal tersebut.

Sumber: talkSPORT

Asad ArifinTim Redaksi

Share

Read Entire Article
Bisnis | Football |