Real Madrid Takluk dari Mallorca, Begini Kata-Kata Alvaro Arbeloa

9 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid terpaksa menerima kenyataan pahit setelah ditumbangkan tuan rumah Mallorca dengan skor 1-2 di Son Moix pada Sabtu (4/4/2026) malam WIB. Hasil ini menjadi hambatan besar bagi ambisi Los Blancos dalam mengejar gelar juara La Liga musim ini. Akibat kekalahan tersebut, selisih poin mereka dengan Barcelona di puncak klasemen kini melebar menjadi tujuh angka.

Momen kekalahan ini tergolong sangat krusial bagi tim asuhan Alvaro Arbeloa. Di saat yang sama, Barcelona berhasil mengamankan poin penuh ketika berkunjung ke markas Atletico Madrid. Kini, tantangan berat berada di tangan Arbeloa untuk segera memulihkan mental bertanding anak asuhnya di sisa kompetisi.

Walaupun kesempatan menjadi juara terlihat semakin sulit, Arbeloa tetap meminta seluruh pemain menunjukkan profesionalisme yang tinggi. Ia memberikan penegasan bahwa target utama klub tidak mengalami perubahan meski kondisi klasemen sedang tidak berpihak. Madrid saat ini memiliki delapan laga tersisa yang wajib dimenangi semuanya.

Juru taktik berkebangsaan Spanyol tersebut mengakui bahwa kualitas permainan timnya saat menghadapi Mallorca masih jauh dari harapan. Agar tetap mampu bersaing dalam perebutan gelar, Madrid dituntut untuk meningkatkan performa mereka secara drastis pada pertandingan-pertandingan mendatang.

Alvaro Arbeloa Siap Bertanggung Jawab

Setelah laga berakhir, Alvaro Arbeloa memperlihatkan kualitas kepemimpinannya dengan tidak mengkambinghitamkan para pemain.

Ia menyampaikan secara transparan bahwa semua keputusan teknis yang menyebabkan hasil negatif merupakan tanggung jawab pribadinya. Arbeloa menginginkan agar skuadnya bisa meninggalkan stadion tanpa harus merasa terbebani oleh kegagalan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa dirinya merupakan orang yang paling berhak disalahkan terkait penentuan komposisi pemain hingga strategi pergantian di lapangan.

Melalui sikap pasang badan ini, Arbeloa mempunyai harapan agar mentalitas tim tetap kokoh menghadapi laga penting lainnya. Menurut pandangannya, pelatih harus menjadi orang pertama yang dievaluasi ketika hasil akhir tidak sesuai ekspektasi.

"Kekalahan ini adalah milik saya, sepenuhnya dan mutlak milik saya," tegas Alvaro Arbeloa.

"Sayalah yang membuat keputusan, yang menyusun line-up, yang melakukan perubahan, yang memilih bagaimana kami harus bermain, dan kekalahan ini mutlak milik saya," lanjutnya.

Arbeloa segera memerintahkan para pemainnya untuk segera menghapus memori buruk di Son Moix. Hal ini dikarenakan Real Madrid sudah dinanti jadwal yang sangat krusial di turnamen tertinggi Eropa pada Rabu dini hari WIB. Mereka dijadwalkan bersua dengan klub raksasa Jerman, Bayern Munchen, dalam lanjutan kompetisi Champions League. Bagi pihak Madrid, Champions League merupakan ajang yang sangat dihormati dan menjadi fokus utama di musim ini. Meraih kemenangan atas Bayern dipandang sebagai kewajiban mutlak untuk memulihkan rasa percaya diri tim yang sempat goyah. Arbeloa menuntut agar konsentrasi penuh seluruh tim sudah beralih ke laga tersebut sesaat setelah mereka meninggalkan markas Mallorca. "Yang saya butuhkan dari mereka adalah mereka sudah memikirkan pertandingan hari Selasa [Rabu dini hari WIB]," ujar sang pelatih. "Saya butuh pemain saya percaya untuk memenangkan pertandingan nanti, dalam laga penting di Liga Champions, kompetisi yang sangat penting bagi kami. Jadi saat mereka meninggalkan ruang ganti, mereka hanya boleh memikirkan Bayern," tambahnya.  

Read Entire Article
Bisnis | Football |