Real Madrid vs Bayern: Vinicius Bicara Mbappe, Kontrak, hingga Isu Rasisme

6 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Pertandingan Real Madrid vs Bayern Munchen menjadi momen penting bagi Real Madrid untuk bangkit setelah kekalahan mengejutkan dari Mallorca. Laga ini akan berlangsung di Santiago Bernabeu pada leg pertama perempat final Liga Champions.

Vinicius Junior tampil dalam konferensi pers jelang Madrid vs Bayern dengan membawa sejumlah topik penting. Ia berbicara tentang kesiapan tim, hubungan dengan pelatih, hingga masa depannya di klub.

Pemain asal Brasil itu juga menyinggung peran suporter dalam pertandingan besar seperti ini. Menurutnya, dukungan dari tribun bisa memberi dampak besar terhadap performa tim di lapangan.

Kunci Real Madrid Hadapi Bayern

Vinicius menegaskan bahwa hubungan antara pemain dan suporter menjadi faktor penting di laga kandang. Ia percaya atmosfer Liga Champions di Bernabeu bisa memberi dorongan tambahan.

“Hubungan antara pemain dan suporter selalu mengubah pertandingan kandang dan laga Liga Champions,” ujarnya. Ia juga menilai Real Madrid punya pengalaman menghadapi laga besar.

Ia turut menyinggung kekalahan dari Mallorca sebagai pelajaran penting bagi tim. Menurutnya, fokus penuh menjadi syarat mutlak untuk meraih kemenangan.

Hubungan dengan Pelatih dan Kondisi Pribadi

Vinicius mengakui pernah mengalami masa sulit musim ini, termasuk saat tidak mencetak gol. Ia menjadikan periode tersebut sebagai proses pembelajaran untuk berkembang.

Ia juga membahas hubungannya dengan mantan pelatih Xabi Alonso yang tidak berjalan mulus. Meski begitu, ia kini merasa lebih nyaman bekerja di bawah arahan Alvaro Arbeloa.

“Saya tidak terhubung dengan cara yang ia inginkan, tetapi itu jadi pelajaran,” katanya. Ia menambahkan bahwa Arbeloa selalu memberi kepercayaan penuh kepadanya.

Mbappe, Militao, dan Masa Depan

Vinicius memberikan dukungan kepada Kylian Mbappe yang mendapat tekanan usai kekalahan terakhir. Ia menilai Mbappe tetap pemain kunci yang bisa membuat perbedaan di laga besar.

“Kylian ada di sini untuk membantu kami dan memberi kepercayaan diri lewat golnya,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa fokus tim kini sepenuhnya tertuju pada pertandingan berikutnya.

Selain itu, ia menyambut kembalinya Eder Militao yang dinilai memperkuat lini belakang. Kehadiran pemain yang baru pulih cedera itu dianggap penting untuk keseimbangan tim.

“Saya sangat senang dengan kembalinya dia,” katanya. “Dia adalah bek tengah terbaik di dunia dan kami lebih baik saat bermain bersamanya.”

Vinicius juga memastikan komitmennya untuk bertahan lebih lama di Real Madrid. Ia menyatakan keinginannya memperpanjang kontrak dan melanjutkan karier di klub impiannya.

“Saya berharap bisa bertahan di sini untuk waktu yang lama,” ujarnya. “Pada waktu yang tepat, saya akan memperpanjang kontrak karena ini adalah klub impian saya.”

Suara tentang Rasisme

Di luar lapangan, Vinicius kembali menyuarakan isu rasisme yang masih terjadi di sepak bola. Ia menilai masalah ini perlu dihadapi bersama oleh semua pihak.

“Ini adalah masalah yang rumit dan sering terjadi,” katanya. “Saya berharap kami bisa melawannya bersama agar tidak ada lagi yang mengalami hal seperti ini.”

Ia berharap para pemain muda juga ikut melanjutkan perjuangan melawan diskriminasi. Menurutnya, kerja kolektif menjadi kunci untuk mengurangi kasus serupa di masa depan.

Sumber: Madrid Universal

Sporting CP vs Arsenal: Prediksi Starting XI The Gunners, Arteta Siapkan Perombakan Besar

Read Entire Article
Bisnis | Football |