Respons Iran soal Spanyol Tolak Bantu AS Perang di Timteng

3 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Iran Masoud Pezeshkian buka suara setelah Spanyol menolak untuk membantu Amerika Serikat dalam perang melawan negara Timur Tengah ini.

Pezeshkian memuji langkah Spanyol yang dianggap patut ditiru dan bertanggung jawab.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perilaku bertanggung jawab Spanyol dalam menentang pelanggaran hak asasi manusia dan agresi militer yang terang-terangan oleh koalisi Zionis-Amerika terhadap berbagai negara, termasuk Iran, menunjukkan bahwa etika dan hati nurani yang terbangun masih ada di Barat," kata Pezeshkian, dikutip Al Jazeera, Rabu (4/3).

"Saya memuji para pejabat Spanyol atas pendirian mereka," imbuh dia.

Spanyol sebelumnya menegaskan untuk tak membantu AS dan Israel dalam perang melawan Iran.

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menyatakan negara ini tetap pada posisinya, sama seperti mereka menolak agresi di Jalur Gaza, Palestina, dan invasi di Ukraina.

"Posisi pemerintah Spanyol bisa ditegaskan dalam beberapa kata: tidak ada perang," kata Sanchez dalam video yang diunggah di X.

Amerika Serikat sebelumnya meminta bantuan negara-negara Eropa termasuk Spanyol agar diizinkan menggunakan pangkalan mereka dalam perang melawan Iran. Namun, Madrid menolaknya.

Presiden AS Donald Trump lalu mengkritik penolakan Spanyol. Ia juga mengancam akan memutuskan hubungan dagang dengan negara itu.

"Kita akan menghentikan semua perdagangan dengan Spanyol. Kita tidak ingin berhubungan dengan Spanyol," kata Trump.

Dalam beberapa hari terakhir, Timur Tengah membara usai AS dan Israel menggempur habis-habisan Iran pada 28 Februari.

Di hari yang sama, Iran meluncurkan balasan. Hingga kini, mereka terus saling serang dan korban tewas berjatuhan.

[Gambas:Video CNN]

(isa/dna)

Read Entire Article
Bisnis | Football |