RI Serukan AS, Israel, dan Iran Hentikan Saling Serang

5 hours ago 8

Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Indonesia meminta Amerika Serikat, Israel, dan Iran menghentikan serangan menyusul situasi di Timur Tengah yang membara.

Dalam rilis resmi Kementerian Luar Negeri pada Senin (9/3), pemerintah Indonesia kembali menyampaikan keprihatinan mendalam atas ketergangan yang meluas dan meningkat di Timur Tengah serta dampaknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemerintah Indonesia menyerukan kepada Amerika Serikat dan Israel untuk menghentikan serangan terhadap Iran," demikian rilis Kemlu yang dipublikasikan di X.

Pernyataan itu kemudian berlanjut, "Serta menyerukan kepada Iran untuk menghentikan serangan yang menargetkan negara-negara tetangga di kawasan, termasuk Perserikatan Emirat Arab, Arab Saudi, Qatar, Oman, Bahrain, Kuwait dan Yordania."

Indonesia, dalam rilis tersebut, menegaskan kembali kewajiban semua pihak untuk menegakkan prinsip-prinsip hukum internasional, khususnya mengenai larangan penggunaan kekerasan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial negara.

Indonesia juga mendorong para pihak menahan diri secara maksimal, meredakan ketegangan, serta kembali ke meja perundingan melalui dialog dan diplomasi.

Dalam rilis tersebut, Indonesia juga memantau secara ketat dampak konflik terhadap WNI yang berada di kawasan dan sudah menyiapkan langkah kontigensi jika diperlukan.

Iran bergejolak usai Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan brutal ke negara tersebut pada 28 Februari.

Serangan tersebut menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, Menteri Pertahanan, hingga Panglima Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Akibat gempuran itu pula, lebih dari 1.000 warga di Iran tewas.

Di hari yang sama saat AS-Israel menyerang, Iran langsung meluncurkan balasan. Respons mereka kian intensif usai Khamenei resmi dinyatakan meninggal.

Iran menargetkan Israel dan aset-aset militer yang Amerika Serikat yang ada di Timur Tengah.

Saat ini, Iran sudah memilih pengganti Khamenei, Mojtaba Khamenei, sebagai Pemimpin Tertinggi negara tersebut.

(isa/bac)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Bisnis | Football |