Selepas Era Cristiano Ronaldo, Real Madrid Kehilangan Spesialis Tendangan Bebas

2 days ago 23

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid masih menjadi kekuatan besar di Eropa meski ditinggal Cristiano Ronaldo pada 2018. Namun, satu sektor permainan mengalami penurunan signifikan, yakni efektivitas gol dari tendangan bebas langsung.

Kepergian Ronaldo tidak hanya mengurangi produktivitas gol terbuka, tetapi juga menghilangkan eksekutor utama bola mati dengan tingkat keberhasilan tinggi. Data menunjukkan penurunan tajam dalam jumlah gol dari skema tersebut selama tujuh musim terakhir.

Perubahan ini memperlihatkan adanya kekosongan peran yang belum terisi secara konsisten oleh pemain generasi berikutnya. Situasi tersebut menempatkan klub pada fase adaptasi yang belum sepenuhnya berhasil di area spesifik ini.

Penurunan Tajam Sejak 2018

Rata-rata gol tendangan bebas langsung Ronaldo selama sembilan musim berada di angka 6,1 per musim. Setelah ia pergi, angka tersebut turun drastis menjadi hanya 1,6 gol per musim.

Selama bermain di Spanyol, penyerang asal Portugal itu mengoleksi 33 gol tendangan bebas langsung untuk klub. Catatan tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah tim dan sulit didekati pemain lain.

Gareth Bale berada di posisi berikutnya dengan empat gol, sedangkan Mesut Ozil dan James Rodriguez mengumpulkan tiga gol. Beberapa pemain lain hanya mencapai dua gol, termasuk empat nama dari skuad saat ini.

Produktivitas paling buruk terjadi pada musim 2023/24 dengan nol gol dari situasi tersebut. Tiga musim sebelumnya juga hanya menghasilkan satu gol per musim.

Minimnya Opsi Andal di Skuad Saat Ini

Musim lalu, jumlah gol dari tendangan bebas sempat naik menjadi empat. Namun, musim ini baru tercatat satu gol yang dicetak Federico Valverde pada semifinal Piala Super Spanyol melawan Atletico Madrid.

Gol tersebut menjadi satu-satunya hasil dari 22 percobaan pemain klub musim ini. Kylian Mbappe mencatat jumlah tembakan terbanyak dengan tujuh percobaan tanpa satu pun berbuah gol.

Valverde, Mbappe, Rodrygo, dan David Alaba menjadi empat pemain aktif yang pernah mencetak gol langsung dari tendangan bebas. Akan tetapi, tim juga kehilangan opsi lain yang sebelumnya cukup konsisten seperti Isco, Marco Asensio, Toni Kroos, dan Karim Benzema.

Situasi ini menciptakan kesan kekosongan otoritas dalam eksekusi bola mati. Namun, belum ada figur yang mampu mengambil peran utama secara berkelanjutan.

Harapan pada Generasi Baru

Kondisi tersebut mendorong staf pelatih untuk mencari solusi jangka panjang. Arda Guler mulai dipandang sebagai kandidat potensial untuk mengatasi persoalan ini.

Pemain muda asal Turki itu memiliki teknik kaki kiri dan akurasi yang dinilai cocok untuk peran spesialis tendangan bebas. Akan tetapi, konsistensi dan kepercayaan diri dalam pertandingan besar masih menjadi tantangan utama.

Real Madrid kini berada pada fase transisi dalam menentukan eksekutor utama bola mati. Jika tidak segera menemukan figur yang stabil, kelemahan ini berpotensi terus menjadi celah dalam pertandingan penting.

Sumber: Madrid Universal

Klasemen La Liga/Liga Spanyol

AC Milan dan Pemain Pentingnya di Ambang Kesepakatan Perpanjangan Kontrak

Read Entire Article
Bisnis | Football |