Jakarta, CNN Indonesia --
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran Ali Larijani belakangan disorot karena disebut-sebut menjadi calon pengganti Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Khamenei tewas dalam serangan Amerika Serika-Israel di Teheran pada Sabtu (28/2) lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nama Ali Larijani belakangan mengemuka karena ia salah satu pejabat tinggi Iran sekaligus orang kepercayaan Khamenei yang masih hidup di antara deretan pejabat tinggi Iran yang ikut gugur dalam serangan AS-Israel.
Laporan Al Jazeera menyebut Ali Larijani kemungkinan akan diberikan kewenangan tertentu pasca kematian Khamenei.
Menurut konstitusi Iran, jika pemimpin tertinggi meninggal dunia, kekuasaan sementara akan dipegang oleh sebuah dewan yang terdiri dari tiga orang, yakni Presiden, Kepala Kehakiman, dan satu ulama dari Guardian Council.
Dewan ini akan mengambil alih kendali pemerintahan hingga Majelis Ahli (Assembly of Experts), badan beranggotakan sekitar 90 ulama, menunjuk pemimpin tertinggi baru.
Saat ini, Iran telah menunjuk Ayatollah Alireza Arafi sebagai Pemimpin Tertinggi sementara.
Namun, Larijani tampil sebagai figur yang mengendalikan keputusan politik, militer, dan diplomatik paling sensitif Iran di tengah salah satu periode paling berbahaya yang dihadapi negara itu dalam beberapa dekade terakhir.
Di masa-masa krusial ini, Larijani dipandang sebagai sosok yang menggantikan sementara kekosongan pemimpin tertinggi Iran.
Terlepas dari mekanisme formal yang ada, berbagai laporan mengisyaratkan bahwa Larijani mungkin memegang kendali kekuasaan dari balik layar.
Menurut laporan The New York Times, "di tengah ketegangan yang meningkat antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran, muncul spekulasi bahwa Ali Larijani dapat memainkan peran sentral dalam setiap perubahan rezim di Iran."
Dalam laporannya, NYT menyebut Khamenei tampaknya telah merampungkan strategi untuk memastikan kelangsungan Republik Islam jika ia lengser. Larijani (67) disebut mendapat mandat untuk menjalankan tanggung jawab tersebut dan berpotensi mengambil alih kendali negara.
Profil Ali Larijani
Ali Larijani merupakan politikus veteran Iran yang kembali muncul sebagai pejabat keamanan Iran pada tahun lalu.
Larijani ditunjuk Khamenei menjadi Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi pada Agustus 2025, setelah Ali Akbar Ahmadian dikabarkan melemah pasca perang Israel-Iran pada Juni 2025.
Penunjukan Ali Larijani saat itu membuat banyak pihak heran lantaran Khamenei sebelumnya menentang Larijani menduduki posisi tersebut.
Larijani punya sejarah tak baik dengan Guardian Council, yang mendiskualifikasinya dari dua pemilihan presiden terakhir karena alasan kurangnya "kehati-hatian" dan karena kurangnya pegalaman eksekutif yang memadai.
Larijani sebelum ini sudah pernah menjabat sekretaris Dewan Keamanan Nasional pada 2005 hingga 2007.
Menurut laporan Middle East Eye (MEE), Larijani dahulu merupakan tokoh reformis yang mendukung Iran menjalin hubungan dengan AS. Rekam jejaknya menunjukkan ia terbuka akan hubungan diplomatik dengan Washington.
Dilansir dari Reuters, selama menjabat Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi kali ini, Larijani terlibat dalam urusan luar negeri dan domestik, mulai dari negosiasi nuklir hingga tindakan tegas Teheran terhadap kerusuhan.
Salah satu tindakan tegas ini tercermin dalam aksi represif otoritas Iran dalam demo sipil pada Desember 2025 lalu.
Mengenai urusan luar negeri, Larijani merupakan sosok yang dipercaya Khamenei mengurus negosiasi nuklir dengan AS.
Saat diwawancara media bulan lalu, ia menyatakan masalah nuklir ini merupakan hal yang "dapat diselesaikan".
"Jika kekhawatiran Amerika adalah agar Iran tidak mendekati tingkat senjata nuklir, hal itu bisa diatasi," kata Larijani.
Larijani menjabat sebagai ketua parlemen Iran dari tahun 2008 hingga 2020. Selama masa jabatannya, Iran mencapai kesepakatan nuklir dengan enam kekuatan dunia pada 2015.
Namun, AS menarik diri dari kesepakatan yang dicapai susah payah tersebut pada 2018.
Dikutip Jerusalem Post, pasca serangan AS-Iran menewaskan Khamenei, Larijani kini mulai terlihat menggeser penuh posisinya. Ia telah menegaskan tak akan ada lagi negosiasi AS-Iran.
Larijani menuduh AS dan Israel berupaya menghancurkan Iran serta mengancam akan menindak keras kelompok separatis yang macam-macam dengan Teheran.
Larijani selama ini juga memegang peran penting dalam hubungan Iran dengan negara-negara sekutu seperti Rusia dan China.
Pada Januari, ia terbang ke Moskow untuk menjadi utusan khusus Iran. Ia juga terlibat dalam tercapainya kesepakatan 25 tahun antara Iran dan China.
Dahulu, ia juga berperan penting dalam Perang Iran-Irak.
Larijani lahir di Najaf, Irak, pada 1958 dari keluarga terkemuka Iran. Ia kemudian pindah ke Iran saat kecil dan menempuh pendidikan tinggi hingga mendapat gelar PhD filsafat.
Beberapa saudara lelakinya pernah memegang jabatan senior di pemerintahan, termasuk di bidang peradilan dan kementerian luar negeri.
Salah satu putrinya diberhentikan dari posisi pengajar kedokteran di Universitas Emory AS pada Januari menyusul protes aktivis Iran-AS yang marah atas perannya dalam kekerasan di demo Iran.
Sepak terjang Larijani, latar belakang pendidikannya, serta riwayat keluarganya yang terdidik diyakini membuat dia jadi salah satu calon potensial pengganti Khamenei.
"Jaringan keluarga Larijani bisa dibilang merupakan jaringan kekuasaan paling berpengaruh yang saling terkait di jajarak atas rezim," demikian pernyataan media Turki TRT.
(blq/rds)

12 hours ago
12






























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5361596/original/000746300_1758788384-eliano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439892/original/057085000_1765411943-Ketua_Bidang_Ketenagakerjaan_Asosiasi_Pengusaha_Indonesia__Apindo__Bob_Azam-1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5001181/original/090178400_1731373008-Pekerja_di_kebun_kelapa_sawit_sedang_memuat_TBS_ke_atas_truk__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432516/original/073839000_1764810828-AP25337701874227.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5106243/original/021351500_1737600451-IMG-20250123-WA0003.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5285267/original/086412000_1752663311-20250716-Inflasi-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432343/original/_-_Gregory_S._Widjaja_dan_Teresa_Wibowo__Direktur_PT_Aspirasi_Hidup_Indonesia_Tbk__bersama_perwakilan_Pemerintah_Kota_Jakarta_Barat__saat_simbolisasi_AZKO_Berbagi_Cahaya_untuk_Warga_Kembangan_Sela.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5442493/original/086892300_1765540230-20251212BL_Timnas_Indonesia_U-22_Vs_Myanmar_SEA_Games_2025-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5322252/original/039243200_1755738000-taa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4544916/original/073192300_1692571729-AP23232705384145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5420990/original/096741500_1763861245-liverpool.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5422001/original/013196600_1763966343-inter_vs_milan_2025-3.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425687/original/015827900_1764234657-AP25330795389555.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428542/original/053185900_1764544104-WhatsApp_Image_2025-12-01_at_00.38.43__1_.jpeg)
