Sumsel United U-19 Juara Edisi Perdana EPA Championship, Talenta Muda Indonesia Makin Melimpah

13 hours ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Rangkaian edisi pertama Elite Pro Academy (EPA) Championship U-19 2026 menghasilkan Sumsel United U-19 sebagai juara. Tuntasnya kompetisi usia muda khusus tim liga divisi kedua menandai semakin banyaknya talenta muda di Tanah Air.

Sumsel United U-19 berhasil menyabet gelar juara Elite Pro Academy (EPA) Championship U-19 2026 setelah memenangkan partai final melawan Persiku Kudus U-19 dengan skor 3-2 di Garudayaksa Football Academy, Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Sabtu (16/5/2026) pagi.

"Alhamdulillah ya, dari awal kita persiapan menghadapi pertandingan sampai titik terakhir hari ini, kita berjalan alhamdulillah cukup lancar dan anak-anak juga sudah maksimal," ujar Ardi Hernando, pelatih Sumsel United U-19 usai pertandingan.

Ardi semakin senang karena keberhasilan juara EPA Championship 2026 membuat Sumsel United kini punya talenta muda baru untuk dipromosikan ke tim utama. Tercatat sudah ada tiga nama yang menurutnya layak untuk dijajal dan bermain secara profesional di Championship musim depan.

"Sangat bagus sekali ya. Jadi anak-anak usia under-19 ada wadah kompetisi selain di EPA Liga 1 (Super League). Jadi EPA Liga 2 (Championship) bisa menambah jam terbang buat anak-anak," ucapnya.

"Kalau untuk talenta, saya lihat sangat luar biasa ya. Anak-anak untuk di EPA ini kualitasnya hampir sama, kualitasnya cukup baik dan sangat baik bahkan menurut saya," kata Ardi menambahkan.

Persiku Kudus U-19 Borong Penghargaan Individu

Talenta muda bukan hanya ditemukan pada tim Sumsel United U-19. Pemain muda berbakat juga terlihat dari tim Persiku Kudus U-19, runner-up edisi perdana EPA Championship 2026.

Setidaknya ada dua bintang muda Persiku U-19 yang mencuri perhatian sepanjang kompetisi. Yakni Muhammad Al Farrel yang terpilih sebagai pemain terbaik dan Muhammad Bagus Pradana yang menjadi top skor EPA Championship 2026.

"EPA Championship ini adalah tahun pertama. Dan kita respon ini merupakan hal yang positif. Karena ini wadah untuk pelatih, untuk pemain yang utama, bisa berkembang di sini," kata Yulian Syahreva, pelatih Persiku U-19.

"Yang notabene bukan masalah kalah-menang atau juara pun, tapi bagaimana menjalani prosesnya sebaik mungkin. Jadi dari sini kelihatan nanti bagaimana pemain ini bisa berkembang dan masuk ke arah profesional," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Kompetisi PT Liga Indonesia Baru (I.League), Asep Saputra, mengaku bersyukur dengan rampungnya gelaran EPA Championship U-19 2026. Apalagi seluruh klub kontestan Championship 2025/2026 ikut serta. "Ya, pertama kita bersyukur lah ya, alhamdulillah event perdana untuk yang Championship. Dan kita lihat juga, pertama sih apresiasi juga ya, karena 20 klub ikut berpartisipasi," tutur Asep. Di sisi lain, Asep sadar penyelenggaraan kompetisi ini belum sempurna. Tapi dia menegaskan I.League akan terus melakukan improvisasi agar EPA Championship semakin berkualitas dan stok pemain muda untuk naik ke level berikutnya bisa makin banyak. "Meskipun memang kalau kita bicara visi kita kan menambah jumlah main untuk semua klub. Jadi ya kita bersyukur dulu saja kita selesai. Mudah-mudahan kita dapatkan hasil yang baguslah untuk masa depan, terutama di pembinaan usia muda," jelasnya.

Read Entire Article
Bisnis | Football |