Tips Elon Musk Hindarkan Bencana Finansial saat Pensiun

11 hours ago 13

Liputan6.com, Jakarta - CEO Tesla, Elon Musk, kembali menarik perhatian publik dengan pandangannya soal masa pensiun dan pengelolaan keuangan.

Dalam sebuah wawancara di podcast Moonshots with Peter Diamandis, Elon Musk menyampaikan pandangan yang cukup berbeda dari konsep pensiun konvensional. Ia menyarankan agar orang tidak terlalu fokus menabung uang tunai untuk kebutuhan pensiun dalam 10 hingga 20 tahun ke depan.

“Tidak akan menjadi masalah,” kata Musk, merujuk pada perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang menurutnya akan menciptakan era kelimpahan ekonomi, dikutip dari Yahho Finance, Minggu (12/4/2026).

Ia bahkan memprediksi masa depan di mana setiap orang dapat memiliki “pendapatan universal” yang memungkinkan mereka mendapatkan apa pun yang diinginkan.

Meski demikian, pandangan optimistis tersebut tetap disertai sejumlah catatan penting, terutama jika skenario ideal tersebut tidak sepenuhnya terwujud.

Hindari Menyimpan Terlalu Banyak Uang Tunai

Dalam berbagai pernyataannya, Musk juga menekankan pentingnya strategi investasi bagi individu, termasuk para pensiunan.

Ia menyarankan agar tidak terlalu banyak menyimpan kekayaan dalam bentuk uang tunai, terutama di tengah inflasi yang tinggi. Sebagai alternatif, Musk merekomendasikan kepemilikan aset seperti properti, kripto, atau saham perusahaan yang memiliki produk berkualitas.

Namun, Musk juga mengingatkan pentingnya memiliki dana darurat dalam bentuk tunai.

Menurutnya, memiliki likuiditas tetap penting untuk menghadapi kondisi tak terduga, terutama bagi pensiunan atau mereka yang mendekati masa pensiun.

Ia menegaskan bahwa investor tidak sebaiknya mengambil risiko terlalu besar dengan menempatkan seluruh dana pada satu jenis investasi, terutama saat pasar sedang bergejolak.

Jangan Bergantung pada Jaminan Sosial

Selain itu, Musk juga memberikan pandangan kritis terhadap sistem jaminan sosial.

Dalam penampilannya di podcast The Joe Rogan Experience pada 2025, ia menyebut program tersebut sebagai “skema Ponzi”.

Komentar tersebut merujuk pada kekhawatiran terhadap keberlanjutan sistem jaminan sosial, seiring meningkatnya usia harapan hidup dan menurunnya angka kelahiran.

Menurut Musk, kondisi tersebut dapat menimbulkan tekanan fiskal di masa depan.

Meski mungkin tidak berdampak langsung bagi pensiunan saat ini, ia menyarankan generasi yang masih memiliki waktu sebelum pensiun untuk mulai membangun sumber pendapatan lain.

Sebagai penutup, Musk menekankan pentingnya kesiapan finansial sejak dini, agar tidak sepenuhnya bergantung pada satu sumber pendapatan saat memasuki masa pensiun.

Read Entire Article
Bisnis | Football |