Toni Kroos Beberkan Masalah Real Madrid Musim Ini

1 month ago 24

Liputan6.com, Jakarta - Toni Kroos menilai Real Madrid mengalami kesulitan besar musim ini. Performanya menurun drastis dalam beberapa pekan terakhir.

Kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol menjadi titik krisis. Setelah itu, Xabi Alonso pun mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih.

Kekalahan dari Albacete di Copa del Rey semakin memperburuk situasi. Kroos pun menganalisis apa yang salah dari strategi Madrid.

Ia menyebut timnya kerap gagal memanfaatkan momen penting di lapangan. Menurutnya, ada faktor yang hilang dalam permainan mereka.

Real Madrid Butuh Kekacauan untuk Menang

Kroos menilai Madrid sulit menang dalam pertandingan besar tanpa adanya ketidakpastian di lapangan. Permainan terlalu terstruktur dianggap melemahkan potensi tim.

Ia menekankan pentingnya kebebasan dalam bermain untuk menghadirkan kejutan. Dengan cara ini, pemain bisa menunjukkan keunggulan individualnya.

"Saya merasa mereka butuh semacam kekacauan di lapangan untuk memenangkan pertandingan seperti ini. Tidak ada yang direncanakan, dikontrol, atau dipikirkan matang, tetapi lebih ke permainan bolak-balik. Biarkan hal-hal gila terjadi. Di situlah mereka bisa menunjukkan kelebihannya. Tapi kemudian terjadi seperti gol pertama Barcelona yang seharusnya tidak bisa terjadi," ujar Toni Kroos.

"Kenapa? Karena mereka datang dari bertahan dengan baik selama 30-35 menit. Xabi juga mengatakan dalam konferensi pers bahwa dia merasa pertandingan terkendali. Tanpa bola, tapi terkendali. Tiba-tiba, Raphinha mendapat peluang jelas yang ia sia-siakan. Saatnya bernapas dan memperlambat tempo," tambah Kroos.

Kritik Kroos pada Strategi Alonso

Kroos menilai pendekatan konservatif Xabi Alonso di final Piala Super Spanyol kurang tepat. Ia merasa Alonso terlalu mengandalkan kontrol permainan daripada dinamika yang diperlukan.

Menurut Kroos, bermain terlalu aman mengurangi kreativitas tim. Peluang untuk memaksimalkan kualitas individu pun menjadi terbatas.

"Ini memang memuji bahwa dia menyesuaikan diri. Dia tahu hasilnya tidak akan baik jika bermain satu lawan satu. Itu sebabnya dia mencoba memilih jalan dengan peluang sukses terbaik, sesuatu yang sebelumnya berhasil pada Clasico di La Liga," ujar Kroos.

"Anda bisa menang dengan cara itu, tetapi akan kalah di sebagian besar pertandingan. Anda bisa menang karena ada kualitas individu dalam skuad. Bisa terlihat dari gol Vini, tapi saya merindukan permainan yang terencana. Tim yang ingin menguasai 70% bola akan kesulitan melawan 30% lawan. Barcelona adalah tim yang kesulitan tanpa bola. Dan apa yang mereka lakukan? Menekan untuk merebut kembali," tambah Kroos.

Kunci Mengalahkan Barcelona Menurut Kroos

Kroos menekankan pentingnya penguasaan bola yang seimbang saat menghadapi Barcelona. Strategi ini dianggap dapat meningkatkan peluang kemenangan tim besar.

Menurut Kroos, mengandalkan serangan balik saja kurang efektif meski tim memiliki kualitas individu tinggi. Tim perlu mengontrol ritme permainan agar lawan sulit menciptakan peluang.

"Ketika Anda mampu mempertahankan penguasaan bola secara seimbang, peluang untuk mengalahkan Barcelona meningkat," ujar Kroos.

"Jika hanya mengandalkan serangan balik, Anda bisa berhasil karena ada banyak kualitas dalam skuad, tetapi peluang menang tetap kecil," tambah Kroos.

Sumber: Football Espana

Persaingan Sengit di Liga Spanyol

Lanjut Baca:

Indonesia Masters 2026: 21 Wakil Merah Putih Ogah Ulang Aib 2021 dan 2025

Read Entire Article
Bisnis | Football |